Kolkata, Benggala Barat telah menyaksikan ekspansi ekonomi yang besar selama dekade terakhir, dengan pengeluaran anggaran mencapai rekor tertinggi sebesar lebih dari $ 4 lakh crore pada tahun ini, kata kepala penasihat utama Menteri Utama Amit Mitra pada hari Kamis.

Besaran anggaran Bengal pada TA’ 27 melampaui 4 lakh cr, indikator fiskal meningkat: Amit Mitra

Berbicara kepada media setelah pemaparan Pemungutan Suara di DPR, Mitra mengatakan besaran anggaran telah meningkat hampir lima kali lipat dari sekitar $ 84 000 crore pada tahun 2010 – 11, mencerminkan peningkatan signifikan perekonomian negara bagian di bawah dispensasi saat ini.

“Pengumpulan pajak negara sendiri telah meningkat 5, 4 kali lipat dari perkiraan $ 1, 18, 669 crore dalam anggaran saat ini dari $ 21 129 crore pada tahun 2010 – 11, sedangkan Produk Domestik Bruto small diproyeksikan tumbuh empat kali lipat pada periode yang sama,” katanya.

Menyoroti belanja modal sebagai indikator utama pembangunan, Mitra mengatakan belanja modal telah meningkat 18, 5 kali lipat menjadi sekitar $ 43 000 crore dari $ 2 226 crore pada tahun 2010 – 11

Selain itu, lebih dari 45 persen belanja modal negara kini diarahkan untuk penciptaan aset, mengubah dana pinjaman menjadi aset infrastruktur dan sosial, tambahnya.

Mitra mengatakan pemerintahan ‘Ma Mati Manush’ telah memprioritaskan petani, layanan sosial dan infrastruktur, dengan dukungan anggaran untuk petani meningkat 13 kali lipat sejak pemerintahan TMC mengambil alih.

Alokasi untuk layanan sosial telah meningkat 11 kali lipat, sementara belanja infrastruktur fisik telah meningkat sepuluh kali lipat dibandingkan tahun 2010, tambahnya.

Mempertahankan pengelolaan fiskal negara, Mitra mengatakan negara telah patuh dan berkomitmen terhadap Undang-Undang Tanggung Jawab Fiskal dan Pengelolaan Anggaran.

“Defisit fiskal berada di jalur yang tepat untuk berkurang menjadi 2, 91 persen dari 4, 24 persen, penurunan sekitar 32 persen, sementara defisit pendapatan telah diturunkan dari 3, 75 persen menjadi 1, 01 persen dan ditargetkan mendekati nol,” katanya.

Utang negara secara persentase terhadap PDB juga mengalami penurunan menjadi 37, 98 persen dari 40, 75 persen, ujarnya.

Mitra menambahkan, saat ini pemerintah sudah melunasi sekitar $ 2, 5 lakh crore pokok dan bunga pinjaman yang diwarisi dari rezim sebelumnya.

Mengenai ketenagakerjaan, Mitra mengutip Survei Angkatan Kerja Berkala yang dilakukan pemerintah India, yang menyatakan bahwa tingkat pengangguran di Benggala Barat menurun sebesar 45, 65 persen antara tahun 2017 – 18 dan 2023 – 24

Artikel ini dihasilkan dari feed kantor berita otomatis tanpa modifikasi teks.

Tautan Sumber