“Tujuan dari penyesuaian ini adalah untuk mencoba untuk memotivasi pemilik kendaraan bermotor jalan raya untuk beralih dari kendaraan bermesin pembakaran internal ke kendaraan dengan emisi lokal nol,” membaca dokumen yang disetujui oleh anggota dewan. Awalnya, dia memiliki opsi untuk membeli otorisasi untuk seluruh Praha untuk membayar mulai bulan Januari, namun karena negosiasi mengenai bentuknya, persetujuannya tertunda.

Timbul diskusi tentang apakah opsi tersebut hanya berlaku bagi masyarakat Praha atau semua orang. Terakhir, penduduk dan perusahaan yang terdaftar di kota metropolitan dapat membeli izin untuk seluruh Praha. Namun, ini bukanlah solusi ideal menurut departemen transportasi kota dan wakil walikota bidang transportasi Jaromír Beránek (Piráti). “Kami melihat ini sebagai tindakan yang berpotensi diskriminatif dan dapat ditentang,” kata deputi tersebut pekan lalu. Pada hari Senin, ia menambahkan bahwa bentuk tindakan yang dihasilkan adalah kompromi dan didasarkan pada diskusi panjang dalam koalisi. “Saya menganggapnya sebagai kerugian bagi tawar-menawar koalisi yang telah berlangsung lama,” katanya.

Foto ilustrasi.

Pada hari Senin, para anggota dewan juga menyetujui bahwa kota tersebut, melalui perusahaan-perusahaannya, akan membiarkan kota tersebut tetap beroperasi di tahun-tahun mendatang untuk memasang 1.500 pengisi daya listrik lambat dengan biaya sekitar 493 juta mahkota. Selain itu, dewan juga menyetujui bahwa mulai tahun 2030 semua taksi di kota metropolitan harus menggunakan listrik. Para perwakilan masih akan memberikan suara mengenai hal ini.

Berdasarkan informasi Pusat Penelitian Transportasi Kementerian Perhubungan, terdapat 791 stasiun pengisian mobil listrik dengan 1.352 titik pengisian daya di Praha pada akhir November lalu. Menurut sumber yang sama, sekitar 16,300 mobil penumpang listrik terdaftar di kota metropolitan tersebut pada akhir September tahun lalu.

Tautan Sumber