Sabtu, 7 Februari 2026 – 00: 19 WIB
Jakarta — Industri film Indonesia kembali kedatangan karya yang menawarkan perspektif tak biasa. Lewat film terbarunya berjudul Tanah Runtuh, Denny Siregar mengambil langkah berani dengan menempatkan anak dengan Down disorder sebagai tokoh utama– bukan sebagai pelengkap cerita, apalagi objek simpati.
Baca Juga:
Wagub Bang Doel Ungkap Asal Muasal Kawasan Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Movie Lisa BLACKPINK
Diproduksi oleh Denny Siregar Manufacturing, Tanah Runtuh hadir sebagai drama keluarga yang bergerak dalam nada sunyi dan intim. Movie ini menyoroti hubungan persaudaraan dan ikatan keluarga di tengah situasi kehilangan, keterbatasan, serta kondisi hidup yang rapuh. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!
Alih-alih menjadikan disabilitas sebagai sumber konflik, movie ini justru menempatkannya sebagai bagian alami dari kehidupan tokohnya.
Baca Juga:
Sinopsis Ahlan Singapore, Perjuangan Cinta dan Masa Lalu Rebecca Klopper di Negeri Singa
Kisah berpusat pada dua anak kecil yang menjadi jantung narasi. Perjalanan mereka bukan sekadar fisik, melainkan juga emosional– sebuah upaya bertahan di dunia yang tidak selalu ramah. Dengan dialog yang marginal, film ini mengandalkan kekuatan gestur, suasana, dan relasi antarkarakter untuk menyampaikan emosi.
Film ini merupakan buah kolaborasi Denny Siregar dengan sutradara Rudi Soedjarwo setelah sebelumnya sukses lewat Sayap-Sayap Patah (2022 Namun kali ini, keduanya memilih pendekatan yang jauh lebih personal. Tanah Runtuh tidak menawarkan konflik besar atau dramatika berlebihan, melainkan menghadirkan luka-luka kecil yang sering luput dari perhatian, tetapi membekas dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga:
Ada 60 Pedagang di Kota Tua Terdampak Tak Bisa Jualan Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK, Bakal Dapat Kompensasi
Lingkungan dalam film digambarkan rapuh dan penuh ketidakpastian. Di tengah kondisi tersebut, ikatan emosional antarmanusia menjadi satu-satunya tempat berpijak. Hubungan dua tokoh anak dibangun melalui ketergantungan yang saling menguatkan, menghadirkan potret persaudaraan yang hangat sekaligus jujur.
Lewat Tanah Runtuh, Denny Siregar ingin membuka ruang diskusi tentang penerimaan dan empati. Film ini menolak narasi bahwa anak dengan Down disorder adalah beban, dan sebaliknya menampilkan mereka sebagai individu yang utuh, kuat, dan relevan dalam cerita.
Dengan atmosfer yang lirih dan narasi yang membumi, Tanah Runtuh diproyeksikan menjadi film reflektif yang meninggalkan kesan emosional mendalam. Sebuah karya yang sederhana dalam penyajian, namun berani dalam gagasan– dan berpotensi memperluas cara pandang penonton tentang keluarga, cinta, dan ketahanan manusia.
Lisa BLACKPINK Siap Jadi Ratu Romantis di Netflix, Tak Cuma Main Movie tapi Juga Jadi Produser
Lisa BLACKPINK kembali bikin kejutan. Ia jadi pemeran utama film komedi romantis Netflix terinspirasi Notting Hill sekaligus terlibat sebagai produser eksekutif.
VIVA.co.id
6 Februari 2026









