Satu orang tewas dan tiga lainnya luka parah setelah ledakan mengguncang pabrik petasan di daerah Champahati di distrik 24 Parganas Selatan Benggala Barat pada Sabtu malam, kata polisi.
“Salah satu korban luka, yang diidentifikasi sebagai Gourhari Banerjee (60, meninggal di rumah sakit pada Minggu dini hari. Polisi Baruipur telah mendaftarkan kasus suo motu untuk mengetahui penyebabnya dan apakah pabrik tersebut memiliki izin,” kata seorang petugas polisi setempat, yang meminta tidak disebutkan namanya.
Ledakan tersebut menghancurkan pabrik di Champahati, sebuah pusat pembuat kembang api, dan membakar rumah tersebut.
Penduduk setempat mengatakan kepada polisi bahwa keempat pria tersebut berada di dalam rumah tempat pembuatan kerupuk ilegal.
Dua korban luka dirawat di rumah sakit extremely khusus Baruipur dan dua lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Bangur di Kolkata.
Pemerintah negara bagian belum mengomentari perkembangan tersebut.
Ketua Menteri Mamata Banerjee telah mengumumkan pada Mei 2023 bahwa pemerintah negara bagian akan mendirikan beberapa cluster di lahan milik dimana unit berlisensi hanya diperbolehkan memproduksi kembang api hijau.
Proyek ini diumumkan beberapa hari setelah ledakan dahsyat di dalam sebuah pabrik ilegal yang menewaskan sembilan orang dan melukai tujuh lainnya di Egra di distrik East Midnapore.
Pada bulan Maret 2023, ledakan lain merenggut tiga nyawa di sebuah pabrik ilegal di Maheshtala di distrik 24 Parganas Selatan.
Pada Agustus 2023, tujuh orang tewas dan beberapa lainnya terluka dalam ledakan di pabrik ilegal lainnya di kawasan padat penduduk Duttapukur di 24 Parganas Utara.
Pada Desember 2021, tiga orang tewas dalam kejadian serupa di Nodakhali di 24 Parganas Selatan. Tiga orang meninggal di Bhupatinagar di East Midnapore pada Desember 2022











