Kamis, 13 November 2025 – 14:40 WIB
Jakarta – Koprs Lalu Lintas Polri memastikan Operasi Zebra 2025 akan kembali digelar mulai Senin, 17 hingga 30 November 2025.
Baca Juga:
Roy Suryo Hingga Dokter Tifa Perdana Diperiksa Sebagai Tersangka Hari Ini, Beri Sindiran Nyelekit!
Operasi ini digelar serentak di seluruh Tanah Air, termasuk di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dalam rangka cipta kondisi jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal itu dibenarkan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Komarudin.
“Operasi Zebra akan dimainkan hari Senin. Senin tanggal 17 sampai dengan 30,” kata dia, Kamis, 13 November 2025.
Baca Juga:
Bayar Pajak Kendaraan Bakal Semudah Beli Pulsa
![]()
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin
Mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat itu menjelaskan, sasaran utama Operasi Zebra 2025 adalah pelanggaran kasat mata atau pelanggaran yang terlihat langsung di jalan.
Baca Juga:
3 Oknum TNI Peras Sopir Rp30 Juta di Gowa Diamankan Polisi Militer, Satu Polwan Ikut Terseret
“Yang kita sasar itu pelanggaran-pelanggaran kasat mata. Seperti penggunaan helm yang tidak sesuai standar, knalpot tidak sesuai spek, terobos lampu merah, balap liar, dan pelanggaran batas kecepatan,” tuturnya.
Penindakan akan dilakukan secara proporsional. Menurutnya, porsi terbesar operasi kali ini tetap berfokus pada langkah pre-emptive dan preventif, masing-masing sebesar 40 persen, sementara penegakan hukum sebesar 20 persen.
“Kegiatan akan lebih banyak edukasi dan teguran simpatik, tapi untuk pelanggaran berat yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, akan langsung kami tilang,” kata Komarudin.
Dalam pelaksanaannya, Polda Metro Jaya tidak akan menggunakan sistem razia di satu titik (stasioner). Sebaliknya, petugas akan menerapkan metode hunting system, yakni patroli keliling mencari pelanggaran langsung di lapangan.
“Semua wilayah Polda Metro nanti ada hunting system. Jadi bukan razia di satu tempat, tapi patroli keliling. Kalau menemukan pelanggaran, kita lihat dulu apakah cukup ditegur atau harus ditilang,” tuturnya.
Ia menegaskan, operasi ini diharapkan bisa menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas menjelang libur panjang akhir tahun. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tertib berkendara dan melengkapi surat-surat kendaraan selama operasi berlangsung.
Roy Suryo Cs Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Jokowi, Bawa Bukti dan Disambut Emak-emak
Eks Menpora, Roy Suryo; ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar; dan Dokter Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa, memenuhi panggilan pertama mereka sebagai tersangka.
VIVA.co.id
13 November 2025










