Pengusaha dan arsitek Heinz Julen akan membangun gedung lima puluh lantai pada tahun 2034 Proyek tersebut diberi nama kerja Lina Optimal. Julen membayangkan bangunan itu sebagai kombinasi ruang publik dan privat.

Dua puluh lantai tersebut harus menyediakan perumahan yang terjangkau bagi penduduk Zermatt dan enam pekerja perempuan, gedung konser untuk dua setengah ribu anak perempuan, pusat olahraga, toko, restoran atau arena bowling.

Di sepuluh lantai teratas, Anda akan menemukan collection mewah, menurut situs internet information Swiss terutama bagi financier asing yang kaya. Ribuan tempat parkir terisi di bagian bawah gedung. Bangunan itu akan dibangun di atas gudang batu bata berukuran 40 meter di setiap sisinya.

Pengembang menyajikan proyek ini sebagai respons terhadap krisis perumahan akut di Zermatt. Kota ini mempunyai populasi tetap sebanyak 5 800 jiwa, namun pada musim dingin jumlah mereka meningkat menjadi 40 000 jiwa. Harga properti termasuk yang tertinggi di Eropa, dan harga rata-ratanya sekitar 20 000 franc Ceko (516 000 crown) per meter persegi, yang memaksa banyak penduduk lokal pindah ke daerah yang terjangkau.

Namun reaksi masyarakat berbeda-beda. Pada pertemuan komunitas baru-baru ini, Julen menyamakan Lina Top dengan batu yang dapat berdiri kokoh di tengah kesengsaraan ekonomi dan perumahan di Zermatt.

Namun, beberapa peserta diskusi menunjukkan bahwa bahkan dalam skala seperti itu, masalah wisatawan yang melakukan penyerbukan dapat meningkat dan mewakili keindahan wilayah tersebut.

Kematian tersebut menimbulkan komentar ironis di St. X. Mengapa tidak melubangi Matterhorn saja dan membangun apartemen di dalamnya dengan lift? tulis salah satu peserta diskusi. Semoga saja ketinggiannya cukup tinggi dan lebar sehingga Matterhorn tidak dapat terlihat dari Zermatt. Maka tidak akan begitu menarik bagi wisatawan dan harga apartemennya bisa lebih murah, tambah komentator lain.

Swissinfo mencatat, jika Julen ingin proyek ini selesai, ia harus mengumpulkan paling lambat 600 tanda tangan dari penduduk setempat dengan permintaan untuk mengubah penggunaan lahan pertanian menjadi zona bangunan. Kemudian akan diadakan referendum di kota Jet mengenai bangunan tersebut.

Tautan Sumber