Selasa, 2 September 2025 – 07: 19 WIB
Jakarta, Viva — Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni mengungkap ada sekelompok pihak yang mau mengadu domba Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, dan Presiden ke- 7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga:
Prabowo: Namanya Menegakkan Hukum, Polisi Kadang Ada yang Khilaf
Isu ini mencuat seiring dengan adanya aksi demonstrasi berujung kericuhan di sejumlah daerah.
“Mas Kaesang memberikan pesan kepada saya, tadi sudah ada rilis ya, tadi kan Mas Kaesang membuat rilis bahwa di tengah hiruk pikuk dan masalah yang kita hadapi ini ada medsos yang cukup dibanjiri oleh banyak pihak yang mencoba mengadu domba antara Pak Prabowo dengan Jokowi, termasuk Mas Gibran dan PSI,” kata Raja Juli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Selasa, 2 September 2025
Baca juga:
Pasca Demo, Menko Polkam BG Pastikan Situasi Makin Kondusif
Raja Juli enggan bicara banyak mengenai masalah ini. Akan tetapi, ia menyebut dirinya sudah mengklarifikasi langsung dengan tim dari Prabowo.
“Semalam kan saya kan dengan tim Pak Prabowo, kami berkomunikasi cukup intens ya untuk saling mengklarifikasikan tabayyun atas sebuah video clip yang isinya berbeda dengan narasinya. Isinya Pak Jokowi ketemu siapa, Mas Gibran ketemu siapa, tapi itu dianggap sebuah pertemuan untuk menggalang demo-demo yang terjadi pada hari ini,” ungkap dia.
Baca juga:
Prabowo Ngaku Dapat Laporan: Ada Truk Bawa Petasan Besar saat Demo
“Jadi Mas Kaesang sudah sampaikan bahwa itu adalah hoaks,” tutur dia.
Raja Juli menegaskan, sikap PSI jelas yakni mengawal penuh pemerintahan Prabowo.
“PSI seperti kongres di Solo yang lalu Partai Gajah setia dengan Pak Prabowo Subianto. Mendukung beliau melaksanakan terus program-program kerakyatan, program-program antikorupsi. Jadi merah putih, kata Pak Prabowo, maka Partai Gajah juga ikut merah putih,” pungkas Raja Juli.
Bos Buruh: Presiden Prabowo Janji Segera Bahas RUU Perampasan Aset
Presiden RI Prabowo Subianto disebut berjanji untuk segera melakukan pembahasan terkait Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset.
Viva.co.id
2 September 2025













