Senin, 12 Januari 2026 – 21:30 WIB
Jakarta – Buick mengejutkan dunia otomotif dengan memperkenalkan Electra E7, SUV plug-in hybrid terbaru yang rencananya akan dipasarkan di China pada 2026. Model ini menarik perhatian karena tampil sangat berbeda dari desain Buick tradisional, menampilkan bahasa desain modern yang lebih mirip mobil Jepang atau Korea.
Baca Juga:
Porsche Akui Kesalahan Strategi pada Mobil Macan EV
Electra E7 bukan hanya sekadar SUV listrik/hybrid biasa. Mobil ini menandai langkah Buick untuk menghadirkan sub-brand Electra yang fokus pada kendaraan new energy vehicles (NEV), termasuk EV dan plug-in hybrid, khusus untuk pasar China yang merupakan pasar mobil terbesar dunia.
![]()
Mobil Terbaru Buick Electra E7
Baca Juga:
Deretan Mobil Pabrikan yang Kini Terlupakan, Padahal Dulu Pernah Eksis!
Desain Eksterior yang Berani
Dokumen otoritas regulasi otomotif China menunjukkan bahwa desain depan Electra E7 sangat berbeda dari model Buick sebelumnya. Fascia depannya menyerupai “hidung ikan hiu” dengan lampu C-shaped di bagian atas dan posisi lampu utama di tengah. Bumper bawah dilengkapi air intake aktif, sedangkan profil samping memiliki bodi ramping, cladding plastik, dan pelek aerodinamis 18–20 inci.
Baca Juga:
Dipakai Harian di Jakarta, Segini Harga Bekas dan Biaya Bulanan Isuzu Panther
Bagian belakang menampilkan full-width light bar dengan tulisan “Buick” terpadu, memberikan kesan modern dan futuristik. Gaya desain ini jauh dari ciri khas Buick klasik, karena dirancang agar lebih kompetitif di pasar SUV dan crossover China yang penuh persaingan.
Spesifikasi dan Teknologi
Buick Electra E7 menggunakan powertrain plug-in hybrid (PHEV) dengan mesin 1.5 liter bertenaga 97 hp dan motor listrik 221 hp, menghasilkan kombinasi tenaga yang seimbang antara performa dan efisiensi bahan bakar.
Dimensi mobil termasuk panjang 4.850 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.671 mm, dengan jarak sumbu roda 2.850 mm. Ukuran ini menempatkan E7 di antara SUV compact dan mid-size, menyediakan kabin luas untuk kenyamanan penumpang.
Salah satu fitur canggihnya adalah radar LiDAR di atap, bagian dari sistem bantuan mengemudi semi-otonom Xiao Yao Zhi Xing, mirip dengan Super Cruise di beberapa model Amerika, yang memungkinkan mobil mengemudi sendiri di jalan raya atau kota dengan dukungan pengemudi.
Electra E7 adalah bagian dari sub-brand Electra milik Buick, yang mencakup berbagai model NEV, termasuk sedan Electra L7 dan minivan Electra Encasa. Strategi ini memungkinkan Buick menyesuaikan desain dan teknologi untuk pasar China, berbeda dari lineup tradisional di Amerika dan Eropa yang lebih berfokus pada SUV bensin dan EV ringan.
Halaman Selanjutnya
Dengan pendekatan ini, Buick berharap bisa memperluas pasar kendaraan listrik/hybrid sekaligus membangun identitas Electra sebagai sub-brand yang modern dan futuristik.










