Atas permintaan pemerintah Swiss dan pejabat gereja, setelah mengheningkan cipta selama satu menit, lonceng gereja dibunyikan selama lima menit di seluruh negeri. Acara peringatan utama berlangsung di kota Martigny di barat daya Swiss, kurang dari satu jam perjalanan dari Crans-Montana.
Polisi Swiss menginterogasi pasangan Perancis yang memiliki bar tersebut untuk pertama kalinya pada hari Jumat. Suami istri Jacques dan Jessica Moretti menghadapi dugaan pembunuhan berencana. Menurut media Swiss, Jacques Moretti ditahan oleh polisi di kota Sion karena berisiko melarikan diri dari negara tersebut.
Pada tanggal 2 Januari, sehari setelah kecelakaan itu, Jacques Moretti mengatakan kepada media lokal bahwa bisnis tersebut telah menjalani tiga kali inspeksi dalam sepuluh tahun terakhir dan semuanya selalu sesuai. Namun, pada hari Selasa, Walikota Crans-Montana, Nicolas Féraud, mengatakan kepada wartawan bahwa inspeksi keselamatan kebakaran rutin belum dilakukan antara tahun 2020 dan 2025 di bar Le Constellation. Yang terakhir terjadi pada tahun 2019.
Selain ribuan orang, perwakilan tingkat tinggi dari negara-negara Eropa tempat asal korban atau luka-luka datang ke Martigny. Misalnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Italia Sergio Mattarella hadir. Presiden Swiss Guy Parmelin memberikan pidato di depan mereka yang hadir, yang menyatakan bahwa seluruh Swiss hancur setelah kebakaran tragis tersebut.
“Kami menghormati kenangan mereka yang hilang dan berdiri bersama mereka yang kini menghadapi jalan panjang menuju pemulihan,” kata Parmelin. Dia menekankan bahwa Swiss harus menyelidiki tragedi tersebut dan segera mengambil konsekuensinya. “Ini adalah tanggung jawab moral dan tugas negara,” dia menambahkan.
Kemajuan upacara peringatan hari Jumat disiarkan di layar di Crans-Montana. Beberapa ratus orang berkumpul di resor ski untuk menyaksikan acara tersebut. “Saya orang yang suka bersenang-senang. Itu membuat saya berpikir tentang diri saya sendiri. Saya pikir saya bisa saja hadir di pesta itu,” kata Azeddine Mekrabech, 30 tahun, kepada AFP. Dia datang untuk menghormati kenangan para korban dari Lyon, Prancis dengan membawa 40 mawar putih, satu untuk setiap korban tragedi tersebut.
Kebakaran terjadi di bar Le Constellation di Crans-Montana saat perayaan Malam Tahun Baru sekitar pukul 01:30. Pihak berwenang setempat kemudian mengatakan penyebabnya tampaknya adalah gemerlap kembang api yang menyulut lapisan busa langit-langit. Api menyebar dengan cepat dan orang-orang berusaha melarikan diri dari ruang bawah tanah klub melalui tangga sempit dengan panik. Republik Ceko termasuk di antara 116 orang yang terluka.










