Kolkata, Tiga wanita ditangkap oleh Polisi Kolkata dengan tuduhan mengurung seorang pria di sebuah kamar di area lampu merah di bagian utara kota Sonagachi dan memeras $89.000 darinya melalui transaksi online, kata seorang petugas, Senin.
Wanita yang ditangkap tersebut diduga adalah pekerja seks di Sonagachi, yang dianggap sebagai distrik lampu merah terbesar di Asia.
Berdasarkan pengaduan yang masuk ke Polsek Burtolla, kejadian tersebut terjadi saat korban sedang berjalan di sepanjang jalan kawasan tersebut.
Dia menuduh ketiga wanita tersebut secara paksa membawanya ke sebuah kamar, merampas ponselnya dan meminta uang.
“Ketika pelapor mengatakan kepada mereka bahwa dia tidak punya banyak uang, dia diduga diserang. Mereka kemudian mengancam akan melakukan panggilan video ke keluarganya untuk menunjukkan bahwa dia berada di dalam rumah bordil,” kata petugas polisi tersebut.
Terdakwa diduga menekan pria tersebut untuk mentransfer uang secara online dan bahkan memaksanya untuk mengungkapkan PIN ATM-nya, kata polisi. Dengan menggunakan metode ini, para wanita tersebut dilaporkan dipindahkan $89.000 secara bertahap dari rekening bank korban ke rekeningnya sendiri.
Korban berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian dan segera mendatangi kantor polisi setempat untuk mengajukan pengaduan.
Menindaklanjuti pengaduan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan mendampingi pelapor ke lokasi kejadian.
“Dia mengidentifikasi ruangan tersebut terlebih dahulu dan kemudian mengkonfirmasi identitas ketiga wanita tersebut,” katanya, seraya menambahkan bahwa mereka ditangkap di tempat.
Polisi mengatakan kejadian seperti itu bukanlah hal baru di wilayah Sonagachi dan kasus penipuan dan pemerasan serupa telah dilaporkan sebelumnya.
“Kami sedang menyelidiki apakah terdakwa pernah terlibat dalam kejahatan serupa di masa lalu dan apakah ada lebih banyak korban,” tambah petugas tersebut.
Artikel ini dihasilkan dari feed kantor berita otomatis tanpa modifikasi teks.











