Jumat, 9 Januari 2026 – 17:17 WIB
Aceh, PANJANG HIDUP – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi. Perpanjangan kelima ini berlaku selama 14 hari, terhitung sejak 9 hingga 22 Januari 2026.
Baca Juga:
Kala Warga Keluhkan Sulitnya Air Bersih-Listrik ke Prabowo: Kami Sangat Butuh Pak!
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Aceh Tengah, Mustafa Kamal, mengatakan keputusan tersebut diambil karena kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan intensif.
![]()
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga berjalan di jembatan darurat terbuat dari tali.
Foto :
- ANTARA/HO-HO-Wanita Sentral Hebat
Baca Juga:
Prabowo ke Pengungsi: Kami Tidak Punya Tongkat Nabi Musa, Jadi Mohon Sabar
“Keputusan tersebut diambil karena kondisi di lapangan yang masih memerlukan penanganan intensif. Di mana terdapat 26 kampung yang masih terisolasi,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Aceh Tengah Mustafa Kamal dihubungi di Banda Aceh, Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, perpanjangan status tanggap darurat tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 360/1/BPBD/2026 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Aceh Tengah yang berlaku selama 14 hari ke depan.
Baca Juga:
Bupati Aceh Tengah Ngaku Tak Mampu Tangani Darurat Bencana, Begini Kata Kepala BNPB
Dalam keputusan tersebut disebutkan bahwa sejumlah akses jalan darat masih terputus. Selain itu, terdapat jembatan yang belum tertangani secara permanen sehingga sementara masih harus menggunakan kawat sling.
Distribusi logistik bantuan ke beberapa wilayah terdampak juga masih harus dilakukan melalui jalur udara (dropping). Kondisi ini diperparah dengan risiko bencana susulan yang masih tinggi akibat curah hujan yang terus meningkat, sehingga berpotensi memicu banjir dan longsor.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus berupaya maksimal melakukan berbagai langkah dalam proses penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah hingga Kamis (9/1), sebanyak 234.710 jiwa terdampak bencana hidrometeorologi yang tersebar di 14 kecamatan dan 295 kampung. Dari jumlah tersebut, 6.752 jiwa mengungsi di 54 titik pengungsian.
Bencana alam yang melanda wilayah tersebut mengakibatkan 24 orang meninggal dunia, empat orang dinyatakan hilang, serta menyebabkan kerusakan pada 4.221 unit rumah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat penanganan darurat, pemulihan akses infrastruktur, serta memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi. (Sumber ANTARA)
Helikopter Caracal TNI AU Salurkan 4 Ton Bantuan ke Wilayah Sulit Diakses di Aceh Tengah
TNI AU mengerahkan Helikopter EC-725/H225M Caracal bernomor registrasi HT-7202 menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah desa terdampak bencana di Aceh Tengah
VIVA.co.id
17 Desember 2025










