Menteri Perkeretaapian Ashwini Vaishnaw pada hari Senin mengatakan Pusat telah mengalokasikan sekitar $ 1, 086 crore ke Jammu dan Kashmir dalam anggaran kereta api, bahkan ketika ia mengumumkan bahwa upaya sedang dilakukan untuk lebih memperkuat konektivitas kereta api di daerah-daerah terpencil di Wilayah Persatuan.
“Di samping itu, $ 2, 911 crore telah dialokasikan ke Himachal Pradesh dan $ 5 673 crore ke Punjab. Hal ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah untuk memperkuat infrastruktur dan konektivitas kereta api di kawasan ini,” kata Vaishnaw kepada wartawan saat konferensi pers online.
Menteri mengatakan bahwa kereta Vande Bharat telah memainkan peran penting dalam memastikan konektivitas dan layanan publik di Jammu dan Kashmir, terutama selama bulan-bulan musim dingin ketika jalur jalan raya sering ditutup.
Ia mengatakan, kereta ekspres semi berkecepatan tinggi juga telah mempromosikan identitas daerah dengan menyajikan masakan lokal. “Di kereta Vande Bharat yang beroperasi dari Jammu, masakan Dogri disajikan, sedangkan masakan Kashmir disajikan di kereta yang kembali dari Srinagar ke Jammu,” ujarnya.
Vaishnaw mengatakan upaya sedang dilakukan untuk lebih memperkuat konektivitas kereta api di daerah terpencil di Jammu dan Kashmir. Dia mengatakan infrastruktur kereta api dari Baramulla hingga Uri telah disiapkan dan proses persetujuan proyek tersebut sedang berlangsung.
Dia menambahkan bahwa pekerjaan survei dan Laporan Proyek Terperinci (DPR) untuk usulan proyek kereta api Jammu– Rajouri berjalan dengan pesat.
Proposal untuk membangun dua hingga tiga jalur kereta api tambahan di sepanjang ruas Baramulla– Srinagar telah diperiksa namun ditunda menyusul kekhawatiran yang diajukan oleh pemerintah negara bagian dan anggota parlemen mengenai kemungkinan kerusakan pada kebun apel, katanya pada konferensi pers.













