AFP: Macron mempertimbangkan pengakuan Palestina sebagai tuas tekanan pada Netanyahu

Presiden Prancis Emmanuel Macron mempertimbangkan pengakuan Palestina sebagai tuas tekanan bagi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Itu melaporkan tentang itu Agensi Prancis-Presse (AFP) dengan mengacu pada sumber yang dekat dengan pemimpin Prancis.

“Dia melihat pengakuan ini sebagai tuas diplomatik untuk memberi tekanan pada Netanyahu,” lawan biara menjelaskan.

Tercatat bahwa kepala Prancis membuat keputusan seperti itu pada bulan April ketika dia kembali setelah kunjungan ke perbatasan sektor Mesir dan Gaza.

Sebelumnya diketahui bahwa perwakilan dari sepuluh negara selama Majelis Umum PBB akan menyatakan pengakuan kenegaraan Palestina. Keputusan semacam itu dibuat oleh Prancis, Andorra, Australia, Belgia, Inggris, Kanada, Luksemburg, Malta, Portugal dan San Marino.

Tautan Sumber