Jumat, 20 Februari 2026 – 14: 28 WIB
Jakarta — Julukan “mulut racun” yang melekat pada Soleh Solihun sebagai juri Indonesian Idol rupanya bukan sekadar gimmick. Komika sekaligus pengamat musik itu kembali dihadapkan pada cerita lama soal kritik pedasnya terhadap band legendaris Padi, khususnya sang vokalis, Fadly Padi.
Momen itu mencuat saat gitaris Piyu Padi hadir sebagai bintang tamu di panggung Indonesian Idol. Di tengah suasana santai, Piyu blak-blakan mengungkap bahwa ia masih mengingat betul komentar Soleh bertahun-tahun silam. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!
“Soleh ini termasuk yang dulu paling sering mengkritik kita. Terutama mengkritik gaya bernyanyinya Fadly,” kata Piyu, dikutip Jumat 20 Februari 2026
Kritik yang dimaksud ternyata bukan diucapkan di atas panggung kompetisi, melainkan ditulis Soleh dalam sebuah majalah musik ternama pada masa kejayaan Padi. Kala itu, Soleh menilai karakter vokal Fadly terdengar seperti orang yang menggumam.
“Pokoknya mengkritik cara bernyanyinya Fadly, ya pokoknya (dia bilang) vokalis Padi yang cara bernyanyinya seperti menggumam,” tuturnya.
Tak berhenti pada teknik vokal, Soleh juga menyoroti penampilan panggung Fadly. Komentar itu masih diingatnya hingga kini.
“Gue bilang tidak menarik penampilannya di panggung dan Piyu baru bilang tahun lalu pas dia ngomong, ternyata dendam 20 tahun disimpan,” celoteh Soleh.
Meski terdengar serius, suasana obrolan tetap dibalut canda. Soleh pun buru-buru mencairkan suasana.
“Tapi tidak ada dendam di antara kita, aku mencintaimu,” lanjutnya.
Namun Piyu tak kalah santai dalam merespons. Ia mengaku– tentu dengan nada bercanda– bahwa rasa kesal itu seolah tersimpan lama.
20 tahun memendam,” papar Piyu.
Di balik candaan tersebut, terselip dinamika menarik antara kritikus dan musisi. Soleh sendiri menyadari reputasinya sebagai komentator tajam kerap memicu reaksi keras. Namun ia meyakini bahwa waktu kerap menjadi penjawab atas kritik yang ia lontarkan.
“Biasanya rata-rata musisi yang saya kritik marah-marah terus minimal tujuh tahun kemudian baru sadar ‘Oh si Soleh bener omongannya’. Sekarang marah, nanti baru terasa berapa tahun kemudian. Omongan gue tuh kayak hikmah,” pungkasnya.
Soleh Solihun Kritik Mutasi Pegawai Pemprov Dilakukan Mendadak, Wagub Rano Karno Beri Respons Menohok
Komika Soleh Solihun menilai mutasi pegawai di lingkup Pemprov DKI terlalu mendadak karena pegawai baru mengetahui perpindahan mereka pada hari pelantikan.
VIVA.co.id
26 November 2025










