Jumat, 20 Februari 2026 – 12: 52 WIB
Jakarta — Setelah hampir satu tahun tidak terlihat dalam berbagai aktivitas hiburan maupun media sosial, selebritas Tanah Air, Kartika Putri, akhirnya kembali menyapa publik.
Kemunculannya kali ini sontak menjadi perhatian luas, bukan hanya karena absennya yang cukup lama, tetapi juga karena perubahan penampilannya yang kini mengenakan cadar. Scroll lebih lanjut yuk!
Dalam tayangan di kanal YouTube pribadinya, Kartika Putri Authorities, Kartika secara terbuka memaparkan alasan di balik keputusannya menarik diri dari sorotan publik selama setahun terakhir.
Ia menegaskan bahwa masa tersebut merupakan fase perenungan dan pendalaman spiritual dalam hidupnya.
“Kalau ditanya kenapa menghilang setahun, setiap manusia kan butuh berproses. Habib selalu ngajarin untuk menikmati prosesnya dahulu,” kata Kartika Putri, dikutip dari kanal YouTube Kartika Putri Official, Jumat 20 Februari 2026
Ia mengaku momen tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan hijrahnya. Menurutnya, perubahan tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan kemantapan hati dan ketenangan batin.
“Makanya ketika baru hijrah, saya benar-benar memantapkan hati, menikmati prosesnya, memperdalam rasa yang ada, sehingga bisa fokus dengan perubahan yang dialami,” tambahnya.
Kartika juga menyampaikan bahwa selama menghilang dari publik, dirinya tengah memperdalam hubungan spiritualnya. Ia menggambarkan fase itu sebagai masa “jatuh cinta” kembali dengan Sang Pencipta.
“Kalau ditanya ke mana saya menghilang setahun? Ya, menikmati proses jatuh cinta lagi sama Allah,” ungkapnya.
“Kadang, orang yang sedang puber saja boleh menghilang dengan yang dia cintai. Begitu juga saya, menghilang untuk menikmati proses kehidupan,” tambahnya.
Perubahan paling mencolok dari kemunculannya adalah keputusan untuk menutup aurat secara lebih sempurna dengan mengenakan nikab.
Kartika Putri menegaskan bahwa keputusan tersebut lahir dari kesadaran pribadi setelah merasa mendapatkan ketenangan batin.
“Sekarang saya bernikab. Mungkin enggak ada bedanya, tetap bahagia, terharu, dan nikmat. Selalu berdoa agar bisa sampai Ramadan berikutnya. Sekarang, rasa malu itu ada,” katanya.
Ia juga membandingkan kehidupannya dahulu yang masih aktif menghadiri berbagai acara publik dengan kondisi saat ini yang lebih selektif dalam beraktivitas.
Halaman Selanjutnya
“Dahulu saya masih menghadiri acara silaturahmi, buka puasa bersama, launching produk teman-teman, fashion program,” ungkapnya.









