Jumat, 20 Februari 2026 – 12: 30 WIB
Doha, LANGSUNG — Petenis muda Republik Ceko, Jakub Mensik, mencatatkan kemenangan terbesar dalam kariernya setelah menumbangkan petenis peringkat dua dunia, Jannik Sinner, pada babak perempat final Qatar Open di Doha, Jumat 20 Februari 2026 WIB.
Mensik yang baru berusia 20 tahun itu menang melalui pertarungan tiga set dengan skor 7 – 6 (3, 2 – 6, 6 – 3 Hasil ini menjadi kemenangan pertamanya atas Sinner sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu bintang muda fading menjanjikan di ATP Tour.
“Sebenarnya saya tidak tahu bagaimana bisa menyelesaikan pertandingan ini,” ujar Mensik, dikutip dari ATP.
Ia tampil tanpa rasa gugup pada established penentuan dan memastikan tiket semifinal untuk menghadapi petenis muda Prancis, Arthur Fils.
Mensik mengaku sejak awal sudah menyadari kualitas lawannya. Namun, ia datang ke lapangan dengan satu tujuan: menang.
“Sebelum pertandingan, saya tahu kualitas Jannik. Dia orang yang hebat, juara yang hebat. Apa yang sudah dia lakukan di awal kariernya sangat mengesankan, jadi saya tahu ini akan sulit,” kata Mensik.
“Tapi meskipun begitu, saya datang dengan mentalitas juara.”
Servis menjadi senjata utama Mensik sepanjang laga. Meski kondisi lapangan melambat di malam hari, ia tetap mampu menjaga efektivitas permainannya.
“Servis saya cukup bagus. Itu pertarungan psychological yang sangat berat,” ujar Mensik.
“Setelah collection kedua, energi saya sedikit menurun, tapi setelah jeda, saya bisa kembali fokus dan melakukan servis dengan baik lagi di set ketiga.”
Menurut statistik ATP, Mensik memenangi 82 persen poin dari servis pertamanya (49/60 Ia juga menunjukkan ketangguhan mental dengan keluar dari tekanan sejak awal pertandingan, termasuk menyelamatkan empat break factor secara keseluruhan.
Pada established pertama, Mensik berhasil lolos dari kedudukan 0/ 40 di gim ketiga. Ia kemudian tampil solid di tie-break dengan memenangi lima dari tujuh poin terakhir, sebelum mengunci collection lewat forehand keras yang tak mampu diantisipasi Sinner.
Sinner sempat bangkit di set kedua. Dalam debutnya di Doha, petenis Italia itu memenangi empat gim beruntun dari posisi 2 – 2 dan memaksa collection penentuan. Penurunan degree permainan Mensik, termasuk tiga kesalahan ganda, dimanfaatkan dengan baik oleh Sinner.
Halaman Selanjutnya
Namun pada established ketiga, momentum sepenuhnya kembali ke tangan Mensik. Unggulan keenam itu mematahkan servis Sinner di gim pembuka dan penutup, sekaligus menyegel kemenangan gemilang selama dua jam 12 menit.










