Jumat, 20 Februari 2026 – 11:22 WIB

Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan ada kenaikan anggaran tahun 2026 dan tidak dipangkas untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).



Kala Prabowo Pamer Tutup 1.000 Tambang Ilegal: Kami Tegakkan Hukum!

“Anggarannya malah lebih besar setelah ada MBG, karena akan ditambah Presiden. Maka, Kemendikdasmen mengajukan anggaran biaya tambahan (ABT),” kata Mu’ti dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip Jumat, 20 Februari 2026.

Mu’ti mengemukakan hal tersebut dalam rapat koordinasi penyelenggaraan Program MBG di Surabaya, Jawa Timur. Ia menjelaskan, ABT adalah alokasi tambahan dalam APBN tahun berjalan yang bersifat mendesak.


img_title

Presiden Prabowo dan Trump Resmi Teken Perjanjian Dagang Tarif Resiprokal 19%

Muti juga mengatakan, saat ini 43 juta penerima manfaat MBG adalah siswa sekolah. Menurutnya, Program MBG juga telah mendukung program Kemendikdasmen untuk memberikan mereka semangat belajar dan penguatan karakter.

“MBG juga mendukung program ketujuh dalam Indonesia hebat, yaitu makan makanan sehat dan bergizi,” ujarnya.


img_title

Di Depan Prabowo, Trump Puji Rencana Indonesia Kirim Pasukan TNI ke Gaza

Mu’ti menegaskan, Kemendikdasmen tetap memiliki alokasi yang besar untuk peningkatan mutu pendidikan tanpa ada pengurangan dana dari pemerintah.

Ia lalu membandingkan beberapa anggaran besar di Kemendikdasmen tahun 2025 dan tahun 2026. Di tahun 2025, Kemendikdasmen mendapatkan alokasi Rp16,9 triliun untuk revitalisasi satuan pendidikan, yang diterapkan untuk 16.176 satuan pendidikan. Saat ini, satuan pendidikan yang pembangunannya sudah selesai 100 persen mencapai 93 persen.

Tahun 2026 Kemendikdasmen juga sudah mengalokasikan anggaran untuk revitalisasi satuan pendidikan. Saat ini, anggaran yang sudah tercantum di APBN sebesar Rp14 triliun lebih. Anggaran itu akan dialokasikan untuk 11 ribu lebih satuan pendidikan. (Ant)

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

Prabowo dan Trump Teken Perjanjian Dagang, Buka Era Keemasan Baru Kemitraan RI-AS

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan bersejarah di Washington, DC, Amerika Serikat.

img_title

VIVA.co.id

20 Februari 2026

Tautan Sumber