Jumat, 20 Februari 2026 – 10:39 WIB

Washington DC, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk melawan korupsi dan penyimpangan di dalam negeri.



Di Depan Prabowo, Trump Puji Rencana Indonesia Kirim Pasukan TNI ke Gaza

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam acar Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu, 18 Februari 2026 waktu setempat.

“Pemerintah saya berkomitmen untuk melawan korupsi dan penyimpangan,” ucap Prabowo.


img_title

Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Komandan ISF di Gaza

Prabowo menyadari masih banyak masalah yang terjadi di Indonesia, mulai dari penyelundupan, pertambangan liar hingga perdagangan manusia. Dia lantas mengungkap sejauh ini pemerintah telah menutup 1.000 tambang ilegal.

“Kami tahu kami memiliki banyak masalah. Kami memiliki masalah penyelundupan, perdagangan manusia, aktivitas ekonomi ilegal, pertambangan liar, perikanan liar, dan penebangan liar. Saya baru saja menutup 1.000 tambang ilegal. Mereka menambang di hutan lindung,” tutur dia.


img_title

Prabowo Respons Candaan Trump Tak Ingin Melawannya

Tak hanya itu, Prabowo juga menyoroti pelanggaran hukum yang dilakukan pihak korporasi karena beroperasi di luar area izin.

“Saya juga menyita sekitar 4 juta hektare lahan dari korporasi yang melanggar hukum dan peraturan, yang beroperasi di luar area izin atau konsesi mereka, dan sebagainya,” ucap Prabowo.

“Kami menangani masalah kami secara langsung. Kami menegakkan hukum. Kami berupaya menciptakan suasana kepastian dalam proses hukum,” sambungnya.

Prabowo menuturkan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kegiatan bisnis dan ekonomi.

“Saya rasa ini semua akan menambah iklim stabilitas sosial, stabilitas politik, dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kegiatan bisnis dan ekonomi,” pungkas Prabowo.

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump menandatangi perjanjian dagang

Presiden Prabowo dan Trump Resmi Teken Perjanjian Dagang Tarif Resiprokal 19%

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menandatangani perjanjian perdagangan di Washington, DC, Kamis, 19 Februari 2026 waktu s

img_title

VIVA.co.id

20 Februari 2026

Tautan Sumber