Kamis, 19 Februari 2026 – 16:16 WIB

VIVA – Insiden pascalaga Persib Bandung kontra Ratchaburi FC di babak 16 besar AFC Champions League Two berbuntut panjang. Tak hanya pemain dan ofisial yang dibuat waswas, jurnalis asal Thailand pun dilaporkan menjadi korban kekacauan di lapangan.



Pengakuan Pelatih Ratchaburi FC Usai Singkirkan Persib Bandung dari AFC Champions League Two

Kabar tersebut diungkap akun resmi Thai League di Facebook, Kamis 19 Februari 2026 pagi WIB, dengan tajuk mencolok: “Kisah dari Perang Persib Bandung | Ratchaburi Kabur dari Jakarta dalam 4 Jam.”

Meski Persib menang tipis 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Maung Bandung tetap tersingkir karena kalah agregat 1-3. Kekecewaan itu berujung pada aksi sejumlah oknum Bobotoh yang menyerbu lapangan usai peluit akhir.


img_title

Persib Tersingkir, Mimpi Marc Klok Jumpa Cristiano Ronaldo Cs di ACL Two Gagal Terwujud

Seorang jurnalis Thailand bernama Voy mengaku terpaksa turun ke lapangan demi menyelamatkan diri setelah berbagai benda dilemparkan dari tribun.
“Saya menerobos petasan dan masuk ke lapangan. Semua dilemparkan ke sana—batu, bata, kaca, dan petasan,” ujar Voy.

Voy menuturkan, insiden sudah mulai terlihat jelang laga berakhir. Satu orang menerobos barisan keamanan, lalu memberi isyarat agar yang lain mengikuti. “Setelah satu orang turun, puluhan bahkan ratusan orang ikut masuk,” katanya.


img_title

Gegara Ulah Bobotoh, 3 Hukuman Berat Hantui Persib Bandung

Dalam situasi genting itu, Voy berada bersama P’Moo, fotografer resmi Ratchaburi FC. Melihat keadaan kian tak terkendali, P’Moo bergegas mengemasi peralatan. Namun nahas, ia terkena tendangan lutut dan benturan di telinga saat massa melompat ke area belakang gawang.

Bahkan pelatih Persib, Bojan Hodak, disebut sempat berlari dari bangku cadangan untuk menenangkan suporter. Namun jumlah massa yang terlalu banyak membuat upaya tersebut tak membuahkan hasil.

Voy dan P’Moo akhirnya berusaha menyelamatkan diri ke ruang media. Namun ketegangan belum mereda. Voy mengaku melihat sebagian suporter mengacungkan petasan dan benda tajam ke arah pintu besi ruang media, membuat situasi semakin mencekam.

Keduanya akhirnya meninggalkan stadion bersama rombongan Ratchaburi FC dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Perjalanan menuju Jakarta pun masih diwarnai teror, lantaran sekelompok pengendara motor terus mengikuti bus tim.

“Sepanjang perjalanan, mereka mengacungkan jari tengah ke arah bus. Untungnya polisi segera menghalau,” tutur Voy. Rombongan tiba di Jakarta sekitar pukul 02.00 dini hari, menutup empat jam penuh ketegangan di Bandung.

Bentrok suporter Persib Bandung dan Ratchaburi FC

Ngeri, Sanksi Berat Mengintai Persib

Media Thailand, Siam Sport, menyoroti potensi sanksi berat yang bisa menimpa Persib Bandung menyusul aksi sebagian suporter yang turun ke lapangan seusai laga melawan Rat

img_title

VIVA.co.id

19 Februari 2026

Tautan Sumber