Bek sayap Inter Milan Carlos Augusto menyampaikan putusannya atas kekalahan menyakitkan hari Rabu di Bodo/Glimt.
Berbicara kepada Sportitalia melalui FCInterNewsbintang asal Brasil itu mengungkapkan kekecewaannya namun menegaskan bahwa tim harus belajar dari kemunduran tersebut.
Iklan
Bodo/Glimt kembali membuat kejutan di Liga Champions, mengalahkan Nerazzurri 3-1 di Aspmyra Stadion.
Dengan demikian, pasukan Kjetil Knutsen sudah menginjakkan kaki di babak 16 besar, meski masih harus menjalani leg kedua di San Siro.
Sementara itu, Inter kehilangan enam kemenangan beruntun tadi malam karena gagal beradaptasi dengan lapangan sintetis.
Lebih-lebih lagi, Cristian Chivu harus menurunkan pemain utamanya, Lautaro Martinez, di pertengahan babak kedua karena cedera.
Alhasil, El Toro kini terancam melewatkan kunjungan Bodo/Glimt ke Italia pekan depan.
Namun, potensi absennya pemain Argentina itu tidak akan menjadi alasan bagi pemuncak klasemen Serie A tersebut.
Iklan
Carlos Augusto Memberikan Keputusan atas Kekalahan Inter Milan 3-1 Bodo/Glimt
MONZA, ITALIA – 12 AGUSTUS: Carlos Augusto dari FC Internazionale tampil dalam pertandingan persahabatan Pramusim antara AC Monza dan FC Internazionale di Stadion U-Power pada 12 Agustus 2025 di Monza, Italia. (Foto oleh Marco Luzzani/Getty Images)
Francesco Pio Esposito mencetak gol untuk membantu Inter memasuki jeda turun minum dengan menyamakan kedudukan.
Namun, tim tamu kebobolan di babak kedua, kebobolan dua kali berturut-turut.
Selain itu, tim asuhan Chivu gagal pulih dari keterkejutan itu, sehingga Bodo/Glimt dapat mempertahankan keunggulan dua gol mereka dengan cukup nyaman.
Iklan
“Kami tahu tim-tim kesulitan di sini dalam beberapa pertandingan terakhir, dan kami juga mengalami hal yang sama,” kata Augusto. “Kami menyamakan kedudukan, dan kemudian mereka mencetak gol dari dua peluang yang mereka ciptakan.
Selain itu, Augusto yakin Inter masih bisa membalikkan keadaan.
“Tetapi masih ada dua leg, dan kami harus kembali ke kandang, jadi saya pikir kami masih bisa maju,” tambahnya.
Inter tidak boleh terus memikirkan masa lalu, karena mereka harus bersiap menghadapi pertandingan Serie A mendatang melawan Lecce.
Dengan AC Milan kehilangan dua poin melawan Como tadi malam, Nerazzurri bisa memperkuat posisinya di puncak klasemen akhir pekan depan.










