Kamis, 19 Februari 2026 – 11:00 WIB

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat. Ekonomi tersebut kata dia, dikelola dengan bijaksana bahkan tak pernah sekalipun Indonesia gagal membayar utang.



Prabowo Ajak Pengusaha AS Investasi di Indonesia

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pertemuannya dengan Kamar Dagang AS (USCC), US-ASEAN Business Council (USABC), dan The United States Indonesia Society (USINDO), Rabu, 18 Februari 2026 waktu setempat.

“Kami telah mengelola ekonomi kami dengan bijaksana selama bertahun-tahun. Kami tidak pernah gagal bayar, sekalipun dalam sejarah kami. Kami tidak pernah gagal membayar utang kami,” kata Prabowo.


img_title

Prabowo Tekankan Indonesia Terus Upayakan Solusi Nyata untuk Palestina

Indonesia, disebut Prabowo memiliki tradisi untuk menghormati suatu komitmen. Bahkan, jika komitmen tersebut berkaitan dengan utang dari pemerintahan sebelumnya.

“Bahkan pemerintahan-pemerintahan berikutnya akan selalu menghormati utang dari pemerintahan sebelumnya, meskipun mereka mungkin merupakan lawan politik yang keras satu sama lain. Tradisi dalam masyarakat kami adalah menghormati kewajiban kami,” tutur dia.


img_title

Prabowo di Depan Pengusaha AS Pastikan Iklim Investasi RI Tak Kacau Balau: Situasinya Cukup Damai

Prabowo dalam kesempatan itu pun mengatakan pemerintah Indonesia ingin menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan Amerika Serikat (AS). Dia menyebut, ada banyak potensi kerja sama yang bisa terjalin dengan Indonesia.

“Sekali lagi, kami menginginkan hubungan terbaik dengan Amerika Serikat di semua bidang: politik, ekonomi, bantuan kemanusiaan, hingga bidang perlindungan lingkungan. Kami memiliki potensi kuat untuk meningkatkan hubungan ini. Indonesia memiliki banyak potensi,” ucapnya.

“Kami menyadari dan saya rasa kawasan ini juga menyadari bahwa Indonesia bukan lagi raksasa yang tertidur. Kami mulai bangun,” sambung dia.

Ilustrasi cadangan devisa, utang luar negeri, modal asing, dan devisa hasil ekspor.

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi US$431,7 Miliar Kuartal IV-2025 Gegara Ini

BI mencatat bahwa utang luar negeri (ULN) Indonesia meningkat menjadi US$431,7 miliar pada kuartal atau triwulan IV-2025, dari US$427,6 milia pada triwulan III-2025.

img_title

VIVA.co.id

19 Februari 2026

Tautan Sumber