Kamis, 19 Februari 2026 – 00:05 WIB

Jakarta – Aktivis Eggi Sudjana mengungkap kepengurusan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) telah dibekukan.



Roy Suryo Balik Menyerang! Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Bakal Dilaporkan Balik

Eggi menuturkan pembekuan dilakukan langsung oleh Habib Rizieq Shihab yang merupakan pendiri dan pembina dari organisasi TPUA.

Awalnya, Eggi menjelaskan, dirinya dan sekjen yakni Damai Hari Lubis (DHL) dipanggil oleh Habib Rizieq Shihab ke kediamannya di Petamburan, Jakarta.


img_title

Dipolisikan Eggi Sudjana dan Damai Hari, Roy Suryo Santai: Kita Kehilangan 2 Tuyul

“Bahwa pada hari Ahad tanggal 15 Februari 2026, kami, Prof Eggi Sudjana dan DHL dipanggil Habib Rizieq ke Petamburan III dan jumpa dengan beliau,” tutur dia kepada wartawan, Rabu, 18 Februari 2026.

Dalam pertemuan itu, Eggi menyebut ada pembahasan soal kemelut yang terjadi di internal organisasi TPUA.


img_title

Bukan Cuma Pengacaranya Saja, Eggi Sudjana Juga Laporkan Roy Suryo ke Polda Metro Jaya

Kemudian, Habib Rizieq memutuskan untuk membekukan kepengurusan TPUA. Eggi yang sebelumnya menjabat Ketua Umum TPUA pun mengaku ikhlas dengan keputusan tersebut.

“Persoalannya ada dua, pertama mengenai kemelut yang terjadi di tubuh TPUA. Yang kedua, selaku pendiri dan pembina TPUA maksudnya Habib Rizieq, itu sementara waktu kepengurusan TPUA dibekukan oleh Habib Rizieq, ditarik mandatnya istilahnya,” ungkapnya.

“Dan saya dengan ikhlas bersama DHL menyerahkan, karena DHL adalah sekjen dari saya,” sambung Eggi.

Eggi lantas menepis adanya anggapan bahwa dirinya dipecat oleh Habib Rizieq Shihab. Menurutnya, isu tersebut merupakan penyesatan.

“Juga jangan ada kesan kita dipecat Habib Rizieq atau apa, itu penyesatan, tidak sesuai dengan yang sebenarnya,” pungkas Eggi.

Ahmad Khozinudin (tengah) dan Roy Suryo (kanan)

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Laporkan Roy Suryo, Pengacara: Ada Kendali ‘Otoritas Solo’ Buat Adu Domba

Pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinudin mengatakan laporan yang dibuat Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis terhadap mereka adalah skenario besar yang dikaitkan dengan Jokowi.

img_title

VIVA.co.id

30 Januari 2026

Tautan Sumber