Rabu, 18 Februari 2026 – 20:30 WIB
VIVA – Hari ini terlalu banyak memasak nasi? Daripada terbuang percuma, nasi sisa tersebut bisa disimpan untuk dikonsumsi saat sahur pertama besok, Kamis 19 Februari 2026.
Ya nasi sisa malam ini bisa dikonsumsi untuk sahur besok subuh asal disimpan dengan tepat. Seorang dokter bedah asal Inggris, Karan Rajan sempat menjelaskan kapan nasi sisa masih aman dimakan, kenapa waktu dan suhu penyimpanan itu penting, serta bagaimana cara penyimpanan yang keliru bisa membuat Anda malah keracunan keesokan harinya.
Melansir laman Waktu HindustanDr. Rajan, nasi sisa tetap aman bahkan menyehatkan selama disimpan dan dipanaskan dengan benar. Ia menjelaskan bahwa beras mentah bisa mengandung spora bakteri tertentu yang tahan panas. Spora ini bisa bertahan saat proses memasak dan berkembang biak jika nasi yang sudah matang dibiarkan pada suhu ruang selama berjam-jam.
Dia menyebutkan bahwa beras mentah dapat mengandung spora Bacillus cereus yang tahan terhadap panas. Jika nasi hangat dibiarkan terlalu lama di suhu ruang, spora tersebut bisa berkembang dan menghasilkan racun yang juga tahan panas. Dalam kasus terburuk, hal ini dapat meningkatkan risiko keracunan makanan yang gejalanya bisa berupa muntah dan diare hebat. Kondisi serupa juga bisa terjadi pada pasta, kentang, dan makanan bertepung lainnya.
Dr. Rajan menegaskan, risiko terbesar muncul ketika nasi matang dibiarkan terlalu lama dalam “zona bahaya” bakteri, yakni pada suhu antara 5°C hingga 60°C. Pada rentang suhu ini, bakteri dapat berkembang biak dengan cepat.
Panduan penting agar tetap aman
Ia menyarankan agar nasi didinginkan dan dimasukkan ke kulkas dalam waktu satu hingga dua jam setelah dimasak. Jika jumlahnya banyak, sebaiknya dibagi ke beberapa wadah agar lebih cepat dingin. Nasi bisa disimpan dengan aman di kulkas selama tiga hingga enam hari, asalkan suhu kulkas berada di 4°C atau lebih rendah. Saat akan dipanaskan kembali, pastikan suhunya mencapai sekitar 74°C secara merata. Selain itu, sebaiknya nasi tidak dipanaskan ulang lebih dari satu kali.
Ia juga mengingatkan agar berhati-hati saat memanaskan ulang nasi dari makanan takeaway, karena kemungkinan sudah pernah dipanaskan sebelumnya, sehingga risiko pertumbuhan bakteri menjadi lebih tinggi. Meski begitu, ia menambahkan bahwa panduan ini pada dasarnya adalah langkah pencegahan untuk mengurangi risiko, seperti halnya mencuci tangan setelah dari toilet.
Halaman Selanjutnya
Ternyata nasi sisa bisa lebih sehat










