Rabu, 18 Februari 2026 – 19:20 WIB

VIVA – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu, 18 Februari 2026, menyebabkan fasilitas Dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang berlokasi di Jalan Kyai Gilang, Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, rusak parah. Atap dapur MBG itu porak-poranda disapu angin kencang.



Alasan SPPG di Pamekasan Salurkan Menu MBG Buah Kelapa Muda Utuh dan Telur Mentah: Uji Coba Buat Ramadhan

Insiden ini terjadi saat bangunan tersebut sedang dipersiapkan untuk melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang direncanakan mulai beroperasi pekan depan.

Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika cuaca ekstrem mulai melanda kawasan Mangkang Kulon. Menurut saksi mata di sekitar lokasi, suara angin bergemuruh lalu ada suara keras. Saat ia memeriksa sumber suara, bagian kanopi depan dan atap baja ringan SPPG sudah porak poranda.


img_title

Viral SPPG di Pamekasan Salurkan Menu MBG Buah Kelapa Muda Utuh dan Telur Mentah

Sementara itu staf Lapangan SPPG Mangkang Kulon, Fauzan, menjelaskan bahwa kerusakan ini dipicu oleh posisi bangunan yang berhadapan langsung dengan area persawahan luas tanpa adanya penghalang seperti pepohonan.

Hal ini menyebabkan angin kencang dari arah barat langsung menghantam struktur kanopi depan bangunan.


img_title

Imbas Kasus Keracunan, Operasional SPPG Waru Disetop Sementara

“Anginnya itu kayak badai, dari arah barat ke timur anginnya itu. Di sini engga ada pohon, jadi yang kena ya kanopi atap ini. Di dalam tidak ada yang rusak, dan ini kan juga belum operasional, jadi dua tiga hari ini perbaikan selesai,” ungkapnya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa kerusakan hanya terjadi pada bagian eksterior. Barang-barang di dalam ruangan, termasuk perangkat komputer, elektronik, dan peralatan dapur, dipastikan aman dan tidak mengalami kerusakan berarti meskipun sempat terjadi kebocoran air hujan.

Pihak pengelola memperkirakan total kerugian materiil akibat kejadian ini berkisar antara Rp 7 juta hingga Rp 10 juta.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno

Pohon dan baliho roboh di Semarang dipicu cuaca ekstrem

Cuaca Ekstrem Terjang Kota Semarang, Puluhan Pohon Tumbang-Satu Orang Tewas

Hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Semarang pada Rabu, 18 Februari 2026, mengakibatkan pohon tumbang dan baliho roboh. Satu orang dilaporkan tewas

img_title

VIVA.co.id

18 Februari 2026

Tautan Sumber