New Delhi: Selama Operasi Sindoor, serangan militer yang dilancarkan terhadap Pakistan setelah serangan teror Pahalgam yang mematikan, India melakukan serangan udara tepat di Perbukitan Kirana Pakistan dan menghantam apa yang menurut para ahli merupakan titik lemah strategis penting dalam infrastruktur militer negara tersebut. Sejarawan penerbangan dan analis peperangan Tom Cooper menggambarkan serangan tersebut, yang tidak pernah diakui secara resmi oleh India, secara rinci dan mengatakan bahwa operasi tersebut dengan tegas menunjukkan kekuatan militer India.
Dia menjelaskan bahwa serangan tersebut menargetkan fasilitas nuklir Pakistan, termasuk tempat penyimpanan bawah tanah dan instalasi radar, dan secara efektif menetralisir kemampuan respons musuh. Rekaman yang beredar di media sosial Pakistan dilaporkan menunjukkan jejak rudal menghantam perbukitan dan asap membubung dari stasiun radar. Ini menunjukkan ketepatan dan intensitas serangan.
Menurut analis tersebut, India pertama-tama menonaktifkan stasiun radar untuk mengurangi risiko pembalasan dan kemudian menyerang titik akses terowongan penyimpanan bawah tanah, sehingga mengirimkan pesan yang jelas tentang jangkauan strategisnya.
Tambahkan Zee News sebagai Sumber Pilihan
Perbukitan Kirana adalah bagian penting dari program nuklir Pakistan. Negara ini pernah menyaksikan lebih dari 20 uji coba nuklir di masa lalu dan menjadi tuan rumah bagi jaringan tempat perlindungan dan terowongan bawah tanah. Menurut Cooper, serangan terhadap fasilitas tersebut tidak hanya ditujukan pada infrastruktur tetapi juga untuk menunjukkan kemampuan menyerang secara tegas kapanpun dan dimanapun diperlukan.
Dia mempertanyakan mengapa India secara resmi menyangkal menargetkan situs tersebut ketika buktinya tampak begitu jelas. Ia menambahkan, mengingkari hal tersebut sama saja dengan mengklaim matahari tidak terbit dari timur.
Dalam hal daya tembak, operasi ini mengandalkan kemampuan yang dimiliki India tanpa memerlukan teknologi rahasia apa pun. Jet tempur Su-30 meluncurkan rudal BrahMos dan Rampage, pesawat Jaguar mengerahkan amunisi Rampage tambahan dan jet Rafale menembakkan rudal Scalp.
Cooper menekankan bahwa sistem pertahanan udara terintegrasi India memainkan peran penting dalam mengoordinasikan operasi ofensif dan defensif. Dia menyoroti kecanggihan strategis misi tersebut.
Dia menyimpulkan bahwa Operasi Sindoor merupakan demonstrasi keunggulan strategis India. Laporan mengenai serangan di Perbukitan Kirana menunjukkan kepada Pakistan batas-batas tanggapannya terhadap teknologi canggih dan militer India yang terkoordinasi.









