Rabu, 18 Februari 2026 – 15: 32 WIB

VIVA — Bek kiri Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, mengungkapkan situasinya bersama Persija Jakarta setelah resmi bergabung pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/ 2026

Respons PSM Makassar Usai Ricky Pratama Terseret Kasus Dugaan Penganiayaan Kekasih

Pemain berusia 27 tahun itu mengaku masih berstatus cadangan dan sedang beradaptasi, setelah baru mencatatkan overall 18 menit bermain dari dua pertandingan sejak didatangkan dari Buriram United.

Pattynama direkrut Persija dengan harapan mendapat menit bermain lebih banyak. Sebelumnya, ia hanya tampil 10 kali bersama klub Thailand, Buriram United, sepanjang musim berjalan. Kepindahan ke klub ibu kota menjadi upaya sang pemain untuk mendapatkan peran lebih besar di kompetisi domestik.

img_title

Terkejut Key di Liga Indonesia, Mauro Zijlstra: Di Sini Lebih Banyak Berlari Sepanjang Pertandingan

Namun, setibanya di Persija, Pattynama belum langsung menjadi pilihan utama. Ia baru dimainkan sebagai pemain pengganti saat Persija meraih kemenangan atas Persita Tangerang dan Bali United. Setelah itu, ia tidak diturunkan dalam laga saat Persija menelan kekalahan dari Arema FC.

Pemain baru Persija Jakarta, Shayne Pattynama

Pemain baru Persija Jakarta, Shayne Pattynama

img_title

Profil Ricky Pratama, Pemain PSM Makassar dan Timnas Indonesia yang Dilaporkan Aniaya Pacar

Meski belum mendapat banyak kesempatan, Pattynama memahami situasi tersebut sebagai bagian dari proses adaptasi di klub baru. Ia menilai lingkungan tim membantunya menyesuaikan diri lebih cepat, terlebih karena sudah mengenal sejumlah pemain dari Timnas Indonesia.

“Bagus, saya mempunyai tim yang sangat bagus, pemain yang baik, pemain yang hebat. Saya merasa beradaptasi dengan sangat cepat. Tentu saja, saya mengenal (Rizky) Ridho, Jordi (Amat), (Rayhan) Hannan, lalu juga Witan (Sulaeman),” ujar Pattynama kepada awak media di kawasan Jakarta Pusat, Rabu 18 Februari 2026

Ia juga menyinggung tantangan komunikasi di ruang ganti, mengingat banyak pemain Persija berasal dari Brasil. Kendati demikian, ia memastikan hal tersebut tidak menjadi hambatan besar dalam proses penyesuaian diri.

“Saya beradaptasi dengan baik. Saya juga menjalin hubungan yang baik dengan para pemain Brasil. Terkadang berbicara dengan bahasa Inggris, mungkin sulit untuk berkomunikasi, namun kita masih menemukan caranya. Jadi, saya sangat senang di sini dan saya sudah merasa di rumah,” katanya.

Pada bursa transfer yang sama, Persija juga merekrut striker Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra. Penyerang tersebut baru menjalani launching saat menghadapi Bali United sebagai pemain pengganti.

Halaman Selanjutnya

Pattynama mengatakan dirinya turut membantu proses adaptasi Zijlstra di tim. Menurutnya, rekan senegaranya itu juga merasa nyaman berada di lingkungan Persija.

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber