Rabu, 18 Februari 2026 – 14: 30 WIB

VIVA — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Susanto mendorong produksi dan distribusi minyak goreng murah alternatif atau 2nd brand dari merek minyak goreng bersubsidi MinyaKita. Hal tersebut ditujukan untuk mengurangi ketergantungan pasar terhadap minyak goreng rakyat atau Minyakita.

Harga Telur, Daging Sapi hingga Gula Naik, Cek Daftar Lengkapnya

Menurut Mendag Budi, pasokan MinyaKita terbatas karena bergantung kinerja ekspor. Adapun MinyaKita merupakan instrumen intervensi pasar yang ditetapkan pemerintah melalui mekanisme domestic market responsibility (DMO) yang bergantung pada quantity ekspor minyak sawit mentah (CPO). Ketika ekspor turun, kewajiban pasokan untuk dalam negeri juga terbatas.

“Nanti kita perbanyak yang second brand, jadi minyak pendamping Minyakita,” kata Mendag Budi Ssusanto di Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026

img_title

Harga Beras, Cabe, Bawang hingga Minyak Goreng Kompak Turun, Catat Daftar Lengkapnya

Ia menjelaskan, sebelum adanya program Minyakita, porsi minyak goreng second brand name di pasar bisa mencapai sekitar 50 persen. Namun setelah Minyakita hadir dengan harga Rp 15 700 per litre, sebagian besar konsumen beralih, sehingga produk second brand berkurang.

Kemendag kini mendorong produsen kembali memperbanyak merek dan varian minyak goreng tersebut. Pemerintah juga membuka opsi variasi ukuran kemasan, mulai dari 300 mililiter hingga 500 mililiter agar harga lebih terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

img_title

Harga Beras Naik Diikuti Telur, Minyak Goreng, Daging Ayam dan Sapi, Cek Daftarnya

“Minyakita jumlahnya terbatas. Jadi semua biar nggak fokus ke Minyakita, tapi banyak pilihan minyak goreng-minyak goreng yang lainnya dengan berbagai jenis ukurannya,” ujarnya

Budi menambahkan, pihaknya juga telah mendatangi sejumlah produsen di Bekasi dan Palembang untuk mendorong percepatan produksi 2nd brand, termasuk memastikan Standar Nasional Indonesia (SNI) dapat terpenuhi, sekaligus distribusinya.

Dengan semakin banyak pilihan minyak goreng di pasar, tekanan terhadap Minyakita dapat berkurang dan stabilitas harga lebih terjaga. (ant)

Minyak goreng premium yang dijual pedagang.

Harga Minyak Goreng Naik meski Beras, Daging Sapi, hingga Telur Ayam Turun

Bapanas melaporkan, harga beras costs tercatat di harga Rp 15 449 per kg atau turun Rp 62 per kg, dan harga beras tool di Rp 13 256 per kg atau turun Rp 89 per kg.

img_title

VIVA.co.id

16 Februari 2026

Tautan Sumber