Rabu, 18 Februari 2026 – 12:20 WIB
VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan kepada umat Islam di AS maupun seluruh dunia. Trump dalam pesan Ramadhan yang dirilis Gedung Putih, mengharapkan kebaikan dan pembaruan spiritual di bulan suci ini.
“Hari ini, saya menyampaikan salam dan harapan terbaik saya kepada semua yang merayakan Ramadhan,” kata Trump dalam keterangan persnya dikutip Rabu, 18 Februari 2026.
“Setiap Ramadhan merupakan musim yang penuh penghormatan akan pembaruan spiritual, meditasi reflektif, dan apresiasi atas berkah Tuhan yang tak terhitung jumlahnya.”
Trump menggambarkan bulan suci Ramadhan — sebagaimana umumnya dilakukan warga muslim dunia dan khususnya di AS, mengisinya dengan berpuasa dan memperbanyak doa, memperkuat ikatan keluarga dan komunitas, serta menegaskan nilai-nilai bersama tentang kasih sayang, amal kebajikan, belas kasihan, dan kerendahan hati.
“Hak yang diberikan Tuhan untuk beribadah secara bebas adalah ciri khas Bangsa kita dan pilar kemakmuran dan kekuatan kita. Karena alasan ini, setiap hari, Pemerintahan saya memastikan bahwa semua warga negara dapat menjalankan keyakinan mereka, mengikuti hati nurani mereka, dan beribadah secara bebas—karena kebebasan beragama berarti kebebasan untuk menjalankan agama Anda dengan bangga dan tanpa takut akan penganiayaan,” ungkap Trump
Pada momentum bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan kebaikan ini, Trump “memanjatkan doa untuk kebahagiaan” dan “perdamaian di seluruh dunia”
AS-Kanada Awali Ramadhan 18 Februari
Dewan Fiqih Amerika Utara (FCNA) menetapkan bahwa awal Ramadhan 1446 Hijriah/2026 untuk wilayah Amerika dan Kanada jatuh hari Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan itu berdasarkan perhitungan astronomi (hisab) sebagai metode Syariah yang dapat diterima untuk menentukan awal bulan lunar, termasuk bulan Ramadhan dan Syawal.
FCNA secara historis menggunakan kriteria Dewan Fatwa dan Penelitian Eropa (ECFR), yaitu bahwa di suatu tempat di bumi, saat matahari terbenam, elongasi harus minimal 8 derajat dan bulan harus setidaknya 5 derajat di atas cakrawala.
Jika kondisi ini terpenuhi, maka dipastikan bulan berada di atas cakrawala dan akan terlihat di suatu tempat di bumi. Oleh karena itu, bulan lunar baru akan dimulai keesokan harinya, jika tidak, akan dimulai pada hari setelahnya.
Halaman Selanjutnya
“Ramadan 1447 H: Bulan Baru Astronomi akan lahir sebelum matahari terbenam pada hari Selasa, 17 Februari 2026. Jadi, hari pertama Ramadhan adalah hari Rabu, 18 Februari 2026, insya Allah. Shalat Tarawih akan dimulai pada Selasa malam,” tulis FCNA dalam keterangannya







