Rabu, 18 Februari 2026 – 11:15 WIB

Jakarta, VIVA – Pelaku pencurian di hotel-hotel mewah Jakarta, NW (43), melakukan survei dulu sebelum beraksi. Dari pengakuan dan pendalaman penyidik, pelaku rupanya sudah memahami pola kegiatan di hotel-hotel berbintang.



Pakai Batik Hingga Lanyard, Begini Penampakan Pencuri Spesialis Hotel Mewah di Jakarta

Ia lebih dulu mencari tahu agenda acara yang digelar, mulai dari seminar hingga pertemuan bisnis. Hal itu diungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto.

“Sebelum beraksi, pelaku terlebih dahulu mencari informasi terkait kegiatan atau acara di hotel untuk memetakan situasi dan memanfaatkan kelengahan, lalu mengincar serta mengambil barang milik tamu atau pengunjung. Sementara ini, pelaku telah beraksi di tiga tempat kejadian perkara (TKP),” katanya, Rabu, 18 Februari 2026.


img_title

Malam-malam Gasak Batik Miliaran di Inacraft JCC, 3 Pelaku Diciduk Polisi

Budi pun mengungkap hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku. Dengan mengenakan batik dan lanyard layaknya peserta atau karyawan perusahaan, pelaku leluasa keluar-masuk area hotel tanpa menimbulkan kecurigaan.

Saat situasi lengah, ia langsung menyasar barang milik tamu maupun pengunjung. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain seiring terungkapnya fakta bahwa pelaku telah beraksi di tiga lokasi berbeda.


img_title

Perpaduan Jiwa dan Dinamika Kota di Jantung TRX Kuala Lumpur

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku beraksi seorang diri dan hingga saat ini belum ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, penampilan rapi dengan batik dan lanyard ternyata jadi kedok licik seorang pria berinisial NW (43) untuk melancarkan aksi pencurian di hotel-hotel mewah Jakarta.

Modusnya terbongkar setelah Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum (Subdit Resmob Ditreskrimum) Polda Metro Jaya meringkus pelaku di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Aksi terakhir NW terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026, di sebuah hotel kawasan Sudirman, Jakarta Pusat. Saat itu korban tengah mengikuti kegiatan dan meninggalkan tas ransel hitamnya di ruang rapat untuk istirahat makan siang.

Di dalam tas tersebut terdapat handphone Oppo Reno 10 X Zoom, laptop Lenovo Ideapad Gaming 3i, serta uang tunai Rp300 ribu. Tas diletakkan di atas kursi, sementara laptop berada di bawah meja. Namun saat korban kembali, seluruh barang berharga itu sudah raib.

Gunung Bromo

Tujuh Koper Turis Thailand Raib Digondol Maling di Bromo, Polisi Turun Tangan

Polisi membentuk tim khusus (timsus) untuk menangani kasus tujuh koper wisatawan mancanegara (wisman) asal Thailand yang hilang di kawasan Gunung Bromo.

img_title

VIVA.co.id

17 Februari 2026

Tautan Sumber