Barcelona bisa saja segera menghadapi keputusan penting terkait salah satu bek mudanya.
Menurut laporan terbaru dari Dunia OlahragaManchester United telah mengarahkan perhatian mereka pada Alejandro Balde dan mungkin sedang mempersiapkan tawaran senilai sekitar €40 juta untuk bek sayap Spanyol itu.
Iklan
Ketertarikan itu muncul pada saat ketika Balde tidak dalam kondisi terbaiknya.
Bek kiri ini mengalami performa yang tidak konsisten selama periode sulit bagi Barcelona secara keseluruhan.
Perjuangannya terlihat jelas di semifinal Copa del Rey, di mana sebagian besar ancaman serangan Atletico Madrid datang dari timnya.
Baru-baru ini, dalam kekalahan melawan Girona, Hansi Flick memilih Gerard Martin untuk bermain sebagai bek kiri, meninggalkan Balde di bangku cadangan.
Masih pemain penting
Meski performanya menurun, pemain berusia 22 tahun ini masih dipandang sebagai aset penting jangka panjang di klub.
Kecepatan, kekuatan, dan kemampuannya untuk menutupi seluruh sisi sayap menjadikannya salah satu bek sayap paling menjanjikan yang pernah ada Masia dalam beberapa tahun terakhir.
Manchester United tertarik pada Alejandro Balde. (Foto oleh Stuart Franklin/Getty Images)
Iklan
Meskipun penampilannya musim ini tidak selalu mencapai level yang membuatnya menjadi starter yang tak terbantahkan, klub tetap memandangnya sebagai pemain strategis untuk masa depan.
Sementara Balde berupaya menemukan kembali bentuk terbaiknya, minat dari Inggris tampaknya semakin meningkat.
Laporan menunjukkan bahwa Manchester United sedang mempertimbangkan pendekatan formal untuk bek Barcelona tersebut.
Faktanya, klub Liga Premier tersebut diyakini bersedia menguji tekad Barca dengan tawaran sekitar €40 juta.
Namun, Barcelona tetap dalam posisi negosiasi yang kuat, karena kontrak Balde berlaku hingga 2028, dan itu mencakup klausul pelepasan sebesar €1 miliar.
Iklan
Dari sisi olahraga, bek sayap tersebut telah mencatatkan 32 penampilan musim ini dan menyumbang tiga assist.
Saat ini, Balde mewakili talenta muda lokal yang ingin dikembangkan oleh klub.
Namun, jika tawaran yang signifikan datang dan ketidakkonsistenannya terus berlanjut, dewan direksi mungkin terpaksa mempertimbangkan pilihan mereka.










