Seorang aktris televisi Kannada menuduh bahwa dia diam-diam difilmkan di kamar mandi stadion selama acara selebriti di Bengaluru dan kemudian diancam dengan peredaran online video tersebut jika dia gagal membayar. Sebuah kasus telah didaftarkan setelah pengaduan.
Aktris dalam pengaduannya mengatakan bahwa dia baru-baru ini menghadiri acara Turnamen Kriket Wanita Selebriti selama tiga hari di Bengaluru, kantor berita PTI melaporkan, mengutip pejabat polisi. Acara tersebut digelar di Stadion Indoor Koramangala.
Pada hari kedua acaranya pada tanggal 7 Februari, dia dilaporkan keluar untuk menggunakan toilet wanita di dalam stadion. Tanpa sepengetahuannya, seseorang yang tidak dikenal merekam “video cabul dan tidak senonoh” saat dia berada di dalam, kata aktris yang juga kontestan reality show tersebut.
Baca juga: Pengkhianatan, Video Cabul, Kemarahan: Apa yang Mendorong Seorang Remaja Berusia 21 Tahun Membunuh Pasangannya di Delhi
Menurut FIR, video yang diduga tersebut dikirim dari akun Instagram ke akun teman aktris tersebut dengan keyakinan bahwa itu adalah akunnya.
“Isi video tersebut tidak senonoh. Setelah video tersebut diunggah, orang tak dikenal tersebut mengancam akan mengirimkan lebih banyak video pribadi dan melakukan panggilan video. Mereka meminta uang dan mulai memeras temannya,” laporan tersebut mengutip FIR.
Baca juga: Seorang Wanita Mengklaim Anak Laki-Laki Berusia 10 Tahun Membuat Pernyataan Cabul Tentang Pakaiannya Di Dekat Bengaluru: ‘Haruskah Saya Juga Mengkhawatirkan Anak-Anak?’
Pengaduan tersebut juga mengatakan bahwa terdakwa mengancam akan menyebarkan video tersebut di platform media sosial jika aktris tersebut menolak membayar.
Foto dan video terkait pengaduan tersebut telah diserahkan dalam bentuk flashdisk ke polisi, kata FIR.
Berdasarkan pengaduannya, polisi telah mendaftarkan sebuah kasus berdasarkan pasal terkait UU IT dan pasal 77 (Voyeurisme), 351 (intimidasi kriminal), dan 308 (pemerasan) telah didaftarkan di kantor polisi Kejahatan Dunia Maya. Kasus ini didaftarkan pada 13 Februari, dan penyelidikan masih berlangsung.
(Dengan masukan dari PTI)










