Selasa, 17 Februari 2026 – 18: 09 WIB
Jakarta — Tim Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengungkapkan hasil pemantauan hilal atau bulan yang dilakukan secara nasional. Dijelaskan posisi hilal seluruh Indonesia berada di bawah ufuk atau di bawah kaki langit dan tidak bisa dilakukan observasi sehingga hitungan Sya’ restriction digenapkan 30 hari atau istiqmal.
Pengamatan bulan untuk menentukan awal puasa Ramadhan 1447 Hijriah ini berlangsung di Pelabuhan Kalbut, Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, pada Selasa.
“Jadi, ketika hilal tidak terlihat (karena posisinya di bawah ufuk), maka penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah menggenapkan bulan Sya’ restriction menjadi 30 hari,” ujar Ketua Badan Hisab dan Rukyat Kabupaten Situbondo Irpan Hilmi di Situbondo, Selasa, 17 Februari 2026
Irpan Hilmi mengatakan, penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah pada Sidang Isbat yang akan dilaksanakan pada Selasa malam, diperkirakan awal puasa akan diputuskan pada tanggal 19 Februari 2026
“Kalau secara perkiraan kami, ketika posisi hilal di bawah ufuk, maka awal puasa Ramadhan itu pada Kamis (19/ 2 lusa. Namun kita menunggu hasil Sidang Isbat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengajak seluruh masyarakat menyambut bulan puasa Ramadhan yang penuh berkah ini dengan bahagia, dan saling menghormati meskipun dari ada perbedaan dari organisasi existed.
“Saya sebagai bagian dari pemerintah, jadi saya akan berpuasa Ramadhan sesuai apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat,” kata Bupati Rio, sapaannya.
Dari pantauan, dalam pelaksanaan pengamatan bulan penentuan awal puasa Ramadhan 2026 ini dihadiri oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Wakil Bupati Ulfiyah, ketua PCNU, ketua MUI, perwakilan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan beberapa universitas. (Ant).
Posisi Hilal Masih Bawah Ufuk di Lombok NTB, Ini Penjelasan BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan posisi hilal saat ini di Pusat Observasi Bulan di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
VIVA.co.id
17 Februari 2026










