Selasa, 17 Februari 2026 – 16: 44 WIB
VIVA — Manajemen PSM Makassar angkat suara terkait laporan dugaan penganiayaan yang menyeret nama salah satu pemainnya, Ricky Pratama. Klub menegaskan telah mengambil langkah awal dengan memanggil sang pemain untuk dimintai keterangan.
Media Police Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, menyampaikan pemanggilan dilakukan sebagai respons atas informasi yang beredar di publik. Menurutnya, klub ingin mengetahui secara langsung persoalan yang tengah dihadapi Ricky.
“Merespons informasi yang beredar terkait laporan dugaan penganiayaan oleh Ricky Pratama, pihak klub telah memanggil pemain tersebut,” ujar Sulaiman dalam keterangan resmi, Selasa 17 Februari 2026
Ia menegaskan, kasus yang menimpa Ricky saat ini masih berada dalam ranah pribadi. PSM memilih bersikap hati-hati dan memberikan ruang bagi sang pemain untuk mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.
“Pada prinsipnya, ini adalah ranah pribadi pemain. Klub memberikan waktu kepada yang bersangkutan untuk mengikuti proses hukum yang ada,” ucapnya.
Sulaiman juga memastikan PSM tidak akan mengintervensi proses hukum dan sepenuhnya menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Klub, kata dia, hanya akan memantau perkembangan standing hukum Ricky demi menjaga kepastian dan kejelasan informasi.
“Untuk menghindari isu-isu liar, klub akan berpegang pada asas kepastian hukum dengan terus memantau perkembangan kasus ini,” katanya.
Sebelumnya, Ricky Pratama dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan tindak kekerasan terhadap kekasihnya berinisial DP (25 Korban disebut telah menjalani visum dan resmi membuat laporan polisi.
Profil Ricky Pratama, Pemain PSM Makassar dan Timnas Indonesia yang Dilaporkan Aniaya Pacar
Ricky Pratama dilaporkan atas dugaan penganiayaan ke Polda Sulsel. Polisi menerima laporan resmi dan tengah menyiapkan penyelidikan, sementara pihak pemain belum memberi
VIVA.co.id
17 Februari 2026









