Selasa, 17 Februari 2026 – 14: 00 WIB

Jakarta — Mobil hand-operated masih jadi raja di banyak negara meski tren global menunjukkan pergeseran besar ke transmisi otomatis dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan ini terjadi perlahan karena faktor kenyamanan membuat mobil matic makin digemari di berbagai belahan dunia.

Penyebab Gigi Susah Masuk pada Mobil Transmisi Handbook

Jika melihat ke belakang, mobil handbook dulu mendominasi jalanan, terutama di Eropa Barat pada awal 2000 -an. Saat itu sebagian besar mobil yang terdaftar masih menggunakan transmisi manual sebelum akhirnya tergeser oleh teknologi yang lebih praktis.

Kini kondisinya berbalik, terutama di Amerika Serikat yang hanya memiliki sebagian kecil mobil manual di jalan. Bahkan pada mobil baru, pilihan transmisi manual sudah sangat jarang ditemukan dibandingkan dengan matic.

img_title

Terpopuler: Cara Mudah Bayar Pajak, Hemat Servis Mobil Guidebook vs Matik, dan Aerox Listrik

Meski begitu, mobil hands-on masih jadi raja di banyak negara dengan kondisi pasar yang berbeda. Di beberapa wilayah, pilihan ini tetap dianggap masuk akal karena lebih murah, mudah dirawat, dan sudah menjadi kebiasaan pengemudi.

Disadur VIVA Otomotif dari Slashgear, Selasa 17 Februari 2026, India menjadi salah satu contoh negara yang masih mempertahankan dominasi mobil manual. Biaya mobil matic yang lebih mahal membuat banyak konsumen tetap memilih transmisi hands-on sebagai opsi utama.

img_title

Mobil Handbook vs Matik, Mana yang Lebih Hemat Biaya Servis?

Dalam beberapa tahun terakhir memang terlihat pergeseran, di mana jumlah mobil otomatis mulai meningkat pesat di sana. Namun, perbedaan harga yang cukup jauh antara guidebook dan matic masih jadi pertimbangan penting bagi pembeli.

Ilustrasi gambar interior mobil Tata Nexon XZ

Ilustrasi gambar indoor mobil Tata Nexon XZ

Selain faktor harga, kondisi lalu lintas juga memengaruhi perubahan tren penggunaan transmisi. Di kota-kota besar yang macet, pengemudi cenderung beralih ke matic karena lebih nyaman saat menghadapi kemacetan panjang.

China juga termasuk negara di mana mobil hands-on masih jadi raja di banyak segmen pasar. Meski dikenal sebagai pusat teknologi dan kendaraan listrik, mobil manual tetap diminati karena harganya lebih terjangkau.

Selain itu, sistem perizinan mengemudi di sana membuat banyak orang belajar menggunakan mobil hands-on sejak awal. Hal ini membuat transmisi manual tetap populer dan menjadi pilihan utama bagi banyak pengemudi.

Di Eropa, tren serupa juga terlihat meski secara perlahan mobil otomatis mulai naik daun. Harga yang lebih ramah kantong dan kemudahan perawatan membuat mobil hands-on tetap bertahan di tengah gempuran teknologi baru.

Halaman Selanjutnya

Negara seperti Italia dan Spanyol masih memiliki banyak pengguna mobil guidebook, meski penjualan mobil otomatis terus meningkat setiap tahun. Kehadiran mobil listrik yang semuanya menggunakan sistem otomatis juga ikut mempercepat perubahan ini.

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber