Selasa, 17 Februari 2026 – 13: 30 WIB
VIVA — Sosok pemain keturunan RI, Lyfe Oldenstam kembali dikaitkan dengan proyek naturalisasi Timnas Indonesia setelah ia tampil bersama tim Primavera (U- 19 Como 1907
Pemain kelahiran Lelystad, Belanda, 2 Februari 2007 tersebut menjadi sorotan karena memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibu, dengan kakek dan nenek berasal dari Jakarta.
Perjalanan karier Oldenstam dimulai dari klub amatir VV Unicum sebelum masuk akademi PEC Zwolle pada 2016 Bakatnya kemudian dilirik Ajax Amsterdam pada 2020 Selama lima musim (2020– 2025, ia berkembang di kelompok usia U- 17 hingga U- 19 Ajax.
Pada pertengahan 2025, Oldenstam memutuskan hijrah ke Italia dan bergabung dengan Como U- 19 untuk mencari pengalaman baru. Musim ini ia telah mencatat 11 penampilan di kompetisi Primavera.
Berposisi utama sebagai bek kiri, ia dikenal agresif membantu serangan. Meski memiliki tinggi 166 cm, kecepatan serta teknik individu menjadi keunggulan. Ia juga fleksibel karena mampu bermain di sisi kanan pertahanan hingga posisi winger kanan.
Di level internasional, Oldenstam merupakan bagian dari sistem pembinaan Belanda sejak usia muda. Ia mencatat dua penampilan di tim U- 15, lalu tujuh caps dan satu gol di U- 16 Kontribusinya meningkat di U- 17 lewat 10 penampilan dan empat help, sebelum menambah tujuh laga di U- 18 dan promosi ke U- 19
Bersama tim U- 19 Belanda, ia telah mengoleksi enam caps, termasuk tampil di Kualifikasi Euro U- 19 2026 serta menyumbang satu aid. Awal 2026 menjadi fase penting setelah ia resmi menjadi bagian skuad inti kelompok usia tersebut.
Nama Oldenstam makin diperbincangkan usai bertemu Jay Idzes dalam laga Sassuolo kontra Como pada 30 November 2025 Ia mengaku terkesan dengan kualitas Jay sebagai bek.
Bek Timnas Indonesia Jay Idzes
“Di lapangan, saya memperhatikan kemampuan passing away, teknik, dan visi Jay yang luar biasa. Kualitas yang menjadi standar dan menunjukkan potensi besar untuk berkembang,” ujar Oldenstam dikutip dari Instagram @timnasdiaspora.
Ia juga membuka kemungkinan terkait masa depan karier internasionalnya. “Untuk saat ini saya masih bersama tim nasional Belanda, tetapi saya terbuka untuk peluang baru di masa depan,” lanjutnya.
Di bawah kepemimpinan John Herdman, pemantauan pemain diaspora terus dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Meski belum ada proses naturalisasi resmi, profil usia muda, pengalaman di Belanda dan Italia, serta fleksibilitas posisi membuat Oldenstam dinilai potensial untuk sektor bek sayap Indonesia ke depan.
Ricky Pratama Diduga Aniaya Pacar, Ini Respons PSM Makassar
PSM Makassar memanggil Ricky Pratama untuk klarifikasi terkait dugaan penganiayaan. Klub menegaskan menghormati proses hukum dan menjunjung asas praduga tak bersalah.
VIVA.co.id
17 Februari 2026










