Selasa, 17 Februari 2026 – 12: 55 WIB
VIVA — Manajemen PSM Makassar akhirnya buka suara terkait informasi yang beredar mengenai laporan dugaan penganiayaan yang menyeret salah satu pemainnya, Ricky Pratama.
Media Officer klub, Sulaiman Karim menegaskan bahwa manajemen telah memanggil pemain bersangkutan untuk meminta penjelasan awal atas persoalan tersebut.
Sulaiman menyatakan klub tidak tinggal diam merespons kabar yang berkembang di publik. Manajemen, kata dia, langsung mengambil langkah inner guna mengetahui duduk perkara yang sebenarnya.
Viral Perempuan Ngaku Dianiaya Oknum Pemain Timnas Indonesia
“Merespons informasi yang beredar terkait laporan dugaan penganiayaan oleh saudara Ricky Pratama, pihak klub telah memanggil pemain untuk memberikan penjelasan terkait permasalahan yang terjadi,” ujar Sulaiman kepada wartawan Selasa, 17 Februari 2026
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa persoalan yang saat ini bergulir berada dalam ranah pribadi pemain. Meski demikian, klub tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus tersebut, terutama yang berkaitan dengan proses hukum.
“Pada prinsipnya, harus kita pahami bahwa ini adalah ranah pribadi dari pemain. Klub memberikan waktu kepada pemain untuk mengikuti proses hukum yang ada,” katanya.
Manajemen PSM menegaskan akan bersikap hati-hati serta tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan sebelum ada kepastian hukum. Sikap ini diambil untuk menghindari spekulasi maupun penilaian prematur di tengah publik.
“Untuk menghindari isu-isu liar yang beredar, klub akan berpegang pada asas kepastian hukum dengan memantau perkembangan condition hukum dari pemain yang bersangkutan,” ucap Sulaiman menambahkan.
Hingga saat ini, belum ada keterangan lanjutan terkait status hukum Ricky Pratama. PSM Makassar memastikan akan menghormati seluruh proses hukum yang berjalan dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap pemainnya.
Dilaporkan ke Polisi, Terungkap Sosok Pemain Timnas Indonesia yang Diduga Aniaya Pacar
Striker Timnas Indonesia, Ricky Pratama, dilaporkan ke kepolisian atas dugaan tindak penganiayaan terhadap kekasihnya. Laporan tersebut dilayangkan oleh perempuan berinis
VIVA.co.id
17 Februari 2026









