Lima orang, termasuk seorang petugas pemadam kebakaran, terluka dalam ledakan di sebuah gereja di New York, kata pihak berwenang setempat, menurut laporan media lokal.
Kru darurat menanggapi bau gas yang dilaporkan di Plentiful Life Church di Boonville pada hari Selasa. Gereja tampaknya hancur.
Semua yang terluka dibawa ke rumah sakit di Utica untuk perawatan.
Gereja tersebut dilaporkan dipanaskan menggunakan silinder propana, meskipun penyebab pasti ledakan tersebut masih dalam penyelidikan.
Kegiatan tanggap darurat berlanjut di State Course 12 di kedua arah di Potato Hill Road di Boonville, dimana semua jalur telah ditutup.
Pihak berwenang telah mengimbau pengendara untuk menghindari kawasan tersebut dan menggunakan jalur alternatif.
Baca Juga| Setelah ledakan mematikan di pabrik Baja AS di luar Pittsburgh, pemeliharaan keselamatan kini berada di tangan Nippon
Dua orang dalam kondisi kritis
Dua orang, petugas pemadam kebakaran dan satu orang lainnya, berada dalam kondisi kritis, kata Kepolisian Negara Bagian New york city, sementara korban lainnya menderita luka yang tidak mengancam jiwa.
Tiga orang tambahan sedang dirawat karena cedera yang diyakini tidak mengancam jiwa.
Pihak berwenang menggambarkan kerusakan yang terjadi pada gereja tersebut sebagai “bencana besar” setelah ledakan tersebut.
Rekaman video clip yang dibagikan secara luas di media sosial menunjukkan sebagian besar bangunan hancur, bagian atasnya hancur dan bangunan lainnya menghitam karena asap dan api. Petugas pemadam kebakaran terlihat memadamkan api dari truk tangga.
Luka bakar yang dialami pendeta
Dalam sebuah postingan di halaman Facebook gereja, seorang umat paroki mengatakan bahwa pendeta dan jemaat lainnya berada di dalam pada saat ledakan terjadi dan menderita luka bakar.
Kepolisian Negara Bagian New York mengatakan, hingga Selasa aching, tidak ada indikasi adanya aktivitas kriminal. Penyebab ledakan masih diselidiki.










