Selasa, 17 Februari 2026 – 10: 00 WIB
Jakarta — Wakil Menteri Luar Negeri Palestina, Omar Awadallah mengatakan Israel menghalangi tugas komite nasional Palestina yang dibentuk untuk mengelola jalur Gaza sesuai rencana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Demikian disampaikan Omar Awadallah kepada RIA Novosti. “Israel melarang anggota komite nasional pengelola Gaza masuk ke Jalur Gaza,” kata dia, dikutip dari ANTARA, Selasa, 17 Februari 2026
Padahal, kata dia, keberadaan komite nasional itu untuk memastikan stabilitas dan mengembalikan tugas-tugas pemerintah Palestina.
“Dan menghentikan semua kejahatan terhadap rakyat Palestina tidak sesuai dengan kepentingan otoritas Israel saat ini”.
Sementara itu, Utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, pada pertengahan Januari mengumumkan peluncuran fase kedua rencana perdamaian Gaza, yang menetapkan penarikan pasukan Israel dari sejumlah besar wilayah di Gaza, pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional serta pembentukan struktur pemerintahan baru, termasuk Dewan Perdamaian.
Meski transisi fase kedua rencana Trump sudah diumumkan, bentrokan antara Palestina dan Israel di wilayah tersebut masih terus dilaporkan.
Isu tentang persetujuan anggaran dan waktu dimulainya kegiatan komite akan menjadi schedule pertemuan pertama Dewan Perdamaian atau Board of Tranquility (BoP) yang akan berlangsung di Washington pada 19 Februari.
Pemerintah AS telah mengirim undangan kepada sekitar 50 pemimpin negara untuk berpartisipasi pada pertemuan tersebut, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin.
DPR Ingatkan Prabowo: Negosiasi Tarif Impor AS Harus Prioritaskan Kepentingan Nasional
Komisi I DPR RI menyoroti isu tarif dagang dalam kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat (AS) untuk menemui Presiden Donald Trump.
VIVA.co.id
17 Februari 2026










