Selasa, 17 Februari 2026 – 05:18 WIB

Jakarta – Akun resmi Lega Serie A berbahasa Indonesia di platform X menuai kritik tajam dari publik sepak bola. Hal ini terjadi setelah akun tersebut mengunggah konten yang dianggap mengejek Juventus usai kekalahan 2-3 dari Inter Milan.



Cremonese Imbangi Genoa, Emil Audero Dipuji Pelatih Lawan

Unggahan tersebut dinilai bernada provokatif dan menunjukkan kesan “pro Inter”, sehingga memicu kemarahan fans Juventus, khususnya di media sosial. Kritik pun datang tidak hanya dari penggemar, tetapi juga dari media internasional.

Disebut Blunder oleh Media Italia


img_title

Jay Idzes Nyaris Sempurna, Jadi Raja Umpan Saat Sassuolo Tekuk Udinese

Media Italia SportMediaset menyebut unggahan akun Serie A Indonesia tersebut sebagai sebuah blunder. Dalam laporannya, SportMediaset menilai konten itu memperkeruh suasana dan memicu reaksi keras dari pendukung Juventus, yang merasa klub mereka dilecehkan oleh akun resmi liga.


img_title

Sedang Berlangsung! Duel Papan Atas Serie A Napoli vs AS Roma Live di ANTV

Reaksi negatif pun meluas, membuat unggahan tersebut viral dan menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial.

Lega Serie A Sampaikan Permintaan Maaf Resmi

Menanggapi polemik tersebut, Lega Serie A akhirnya menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf secara resmi. Dalam pernyataannya, pihak liga menegaskan bahwa konten yang diunggah tidak mencerminkan sikap institusional mereka.

“Kami ingin menegaskan bahwa konten tersebut sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai, garis editorial, maupun posisi institusional Lega Serie A.”

Lega Serie A juga memastikan bahwa unggahan tersebut telah dihapus dan langkah tegas telah diambil terhadap pihak yang bertanggung jawab atas konten tersebut.

Pengawasan Kanal Internasional Diperketat

Selain itu, Lega Serie A menyatakan akan memperketat prosedur pengawasan terhadap kanal internasional yang dikelola oleh agensi eksternal. Langkah ini diambil guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

“Konten tersebut telah segera dihapus dan langkah-langkah yang diperlukan langsung diambil terhadap pihak yang bertanggung jawab atas unggahan tersebut, sementara prosedur pengawasan terhadap kanal internasional yang dikelola oleh agensi eksternal juga telah diperketat.”

Pihak liga pun meminta maaf kepada seluruh pihak yang terdampak.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada klub-klub yang terlibat, para penggemar, serta seluruh pemangku kepentingan atas kejadian ini.”

Jadi Pelajaran Pengelolaan Media Sosial Resmi

Halaman Selanjutnya

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi pengelola akun resmi kompetisi agar tetap menjaga netralitas, profesionalisme, dan sensitivitas terhadap rivalitas klub—terutama di platform media sosial yang memiliki jangkauan luas dan reaksi cepat dari publik.

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber