Senin, 16 Februari 2026 – 22:40 WIB
Jakart, VIVA – Kapal perang TNI Angkatan Laut KRI Prabu Siliwangi-321 singgah di Pelabuhan Casablanca, Kerajaan Maroko, dalam rangka pelayaran dari La Spezia, Italia menuju Indonesia. Pelabuhan Casablanca menjadi pelabuhan pertama yang disinggahi setelah keberangkatan dari Italia.
KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan kapal jenis fregat (PPA – Pattugliatore Polivalente d’Altura) yang dibangun oleh galangan kapal Italia, Fincantieri, di Mugiano. Kapal ini merupakan bagian dari program modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Laut dan menjadi salah satu kapal perang termutakhir yang memperkuat sistem pertahanan maritim Indonesia.
Kedatangan kapal disambut oleh Atase Pertahanan Republik Indonesia di Madrid, Kolonel Pnb. Agus Dwi Aryanto, yang wilayah kerjanya meliputi Spanyol dan Maroko, serta Pejabat Protokol KBRI Rabat. Komandan KRI Prabu Siliwangi-321, Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja, melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Komandan Pangkalan Angkatan Laut Maroko di Casablanca sebagai bagian dari penguatan hubungan pertahanan kedua negara.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Maroko, Marsekal TNI (Purn.) Yuyu Sutisna melaksanakan peninjauan ke kapal dan pada malam harinya menghadiri kegiatan deck reception yang diselenggarakan oleh awak kapal.
Acara tersebut dihadiri jajaran KBRI Rabat, Atase Pertahanan RI, diaspora Indonesia di Casablanca, pejabat militer Kerajaan Maroko, serta tim teknis dari Italia dan Jerman.
Dalam sambutannya, Duta Besar Yuyu Sutisna menegaskan bahwa singgahnya KRI Prabu Siliwangi-321 di Casablanca memiliki makna strategis, tidak hanya dalam konteks pelayaran teknis, tetapi juga sebagai bagian dari diplomasi maritim Indonesia.
“Kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 di Casablanca mencerminkan komitmen Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan laut yang modern sekaligus memperkuat persahabatan dengan negara sahabat, termasuk Kerajaan Maroko. Diplomasi Angkatan Laut menjadi jembatan penting dalam membangun saling pengertian dan kerja sama yang lebih erat,” ujar Yuyu Sutisna dalam keterangan tertulisnya, Senin, 16 Februari 2026.
Yuyu juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh awak kapal atas dedikasi dan profesionalismenya dalam menjalankan misi pelayaran.
“Misi ini merupakan tonggak penting dalam sejarah modernisasi TNI Angkatan Laut. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga keselamatan dan keamanan, serta patuhi seluruh prosedur yang berlaku. Bangsa Indonesia menantikan kepulangan kalian dengan selamat di tanah air,” katanya.










