Senin, 16 Februari 2026 – 15: 04 WIB
Jakarta — Pasar web kabel (dealt with broadband) di Indonesia tengah berada di titik balik. Selama bertahun-tahun, psikologis harga web rumah yang “layak” selalu berada di kisaran Rp 250 000 hingga Rp 400 000
Namun, gebrakan terbaru dari MyRepublic melalui peluncuran MyRepublic Air dengan harga Rp 100 000 an per bulan benar-benar mengubah peta persaingan.
Jika Anda mencari alternatif web murah tanpa mengorbankan stabilitas, artikel ini akan mengupas tuntas segala hal yang perlu Anda ketahui tentang MyRepublic Air.
Apa Itu MyRepublic Air?
MyRepublic Air adalah sub-brand atau paket khusus yang dirancang untuk segmen pasar yang membutuhkan konektivitas esensial dengan anggaran minimalis. Berbeda dengan paket flagship MyRepublic yang mengejar kecepatan hingga 500 Mbps, MyRepublic Air difokuskan pada keseimbangan antara harga (affordability) dan keandalan (dependability).
Spesifikasi dan Keunggulan Utama
Berdasarkan data pra-registrasi Februari 2026, berikut adalah estimasi keunggulan yang ditawarkan:
1 Harga Flat Permanen: Tidak ada jebakan “harga promo 3 bulan pertama”. Anda membayar Rp 100 000 an (sebelum PPN) secara konsisten.
2 Unlimited Tanpa FUP: Berbeda dengan provider seluler yang membatasi kuota (FUP), MyRepublic Air diprediksi tetap mengusung kebijakan Real Unlimited.
3 Teknologi Fiber-to-the-Home (FTTH): Meskipun murah, layanannya tidak menggunakan kabel tembaga lama, melainkan kabel serat optik yang tahan terhadap gangguan cuaca.
4 Optimasi Latensi: Sangat cocok untuk pengguna yang sering melakukan Zoom telephone call atau belajar daring agar tidak terjadi hold-up suara.
Perbandingan: MyRepublic Air vs. Service provider Tradisional
Dari sisi harga bulanan, MyRepublic Air dibanderol Rp 100 000 per bulan. Sementara itu, supplier existed di kelas entry level umumnya mematok tarif mulai dari Rp 250 000 hingga Rp 350 000 per bulan.
Untuk kecepatan internet, MyRepublic Air menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps (estimasi). Sebagai perbandingan, supplier tradisional beginning biasanya menyediakan kecepatan di kisaran 20– 30 Mbps.
Dari segi biaya instalasi, MyRepublic Air tidak membebankan biaya alias gratis. Sebaliknya, carrier lain umumnya mengenakan biaya instalasi sekitar Rp 150 000 hingga Rp 500 000
Adapun untuk target pengguna, MyRepublic Air menyasar mahasiswa, keluarga kecil, serta pengguna di luar Jawa dan Papua. Sementara itu, company tradisional beginning umumnya menyasar rumah tangga menengah.
Halaman Selanjutnya
Panduan Langkah-demi-Langkah Pendaftaran Pra-Registrasi









