Senin, 16 Februari 2026 – 12: 11 WIB

VIVA — Nama Kevin Caesario Akbar mungkin tak selalu hadir dengan sorotan berlebihan. Namun di balik raut tenangnya, pegolf asal Bogor itu menyimpan perjalanan panjang yang ditempa oleh tekanan, kegagalan, dan kesabaran.

Puluhan Pegolf Bersaing di New Year Swing Golf Event 2026

Lahir pada 24 Februari 1998, Kevin sudah akrab dengan atmosfer kompetisi sejak usia belia. Ia pernah menjadi bagian dari Tim Nasional Golf Indonesia pada periode 2013– 2018 Beragam ajang besar seperti SEA Gamings dan Eastern Games menjadi ruang pembelajaran awal yang membentuk psychological bertandingnya.

Pengalaman di level internasional tersebut menjadi bekal berharga ketika Kevin mengambil keputusan besar pada 2019: beralih ke jalur profesional. Dunia golf profesional, menurutnya, bukan sekadar soal teknik pukulan, melainkan konsistensi dan ketangguhan mental menghadapi tekanan dari turnamen ke turnamen.

img_title

Ahok Bilang Lapangan Golf jadi Tempat Negosiasi Minyak Paling Murah dan Sehat

Pada fase awal karier profesional, Kevin sempat menunjukkan sinyal positif. Ia lolos reduced di Indonesia Open, beberapa kali menembus lima besar turnamen lokal, hingga finis 10 besar dan mengamankan kartu bermain di Philippine Golf Trip serta kompetisi level Asia lainnya.

Namun, laju itu terhenti mendadak ketika pandemi Covid- 19 melanda pada 2020 Kalender turnamen terhenti, rencana yang sudah disusun rapi harus diulang dari awal.

img_title

Saksi Bantah Acara Golf di Thailand Bicarakan Penyewaan Kapal

“Waktu itu preparation sudah mulai jalan, tapi Covid datang. Jadi memang perjalanan di profesional belum bisa mulus,” ungkap Kevin.

Alih-alih tenggelam dalam kekecewaan, Kevin memilih bertahan. Ia terus berlatih, menjaga kondisi fisik dan mental, menunggu energy kembali ke lapangan.

Kesabaran tersebut akhirnya terbayar di The Indonesia Pro-Am. Kevin tampil stabil sejak ronde awal hingga menutup turnamen dengan keunggulan lima pukulan. Complete skor 10 under the same level memastikan gelar juara individu– titel profesional pertama dalam kariernya.

Bagi Kevin, kemenangan itu bukan semata soal angka. Lebih dari itu, ia menilai ketenangan sebagai kunci.

“Kalau memang ditakdirkan menang, pasti akan menang. Kalau tidak, sekeras apa pun usaha, hasilnya tidak akan datang,” ujarnya.

Gelar tersebut terasa istimewa karena diraih berdekatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke- 78 Meski begitu, Kevin menegaskan dirinya tak ingin larut dalam euforia. Ia memandang kemenangan itu sebagai pijakan, bukan tujuan akhir.

Halaman Selanjutnya

Memasuki 2026, Kevin kembali menguji konsistensi di ajang pembuka Asian Development Scenic tour, yakni PKNS Selangor Masters yang digelar di Seri Selangor Golf Club pada 11– 14 Februari 2026

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber