Senin, 16 Februari 2026 – 01:30 WIB

Surabaya, LANGSUNG – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia melontarkan gurauan dan mengajak Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak untuk bergabung ke partai berlambang beringin itu saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur di Surabaya, Minggu.



Arief Rosyid: Akademi Partai Golkar Siapkan Kader untuk Menang di Pemilu 2029

“Pak Wagub gimana, apa sudah mulai goyang? Saya lihat Pak Wagub mulai goyang. Kalau hatinya sudah mulai nyaman, ya tidak apa-apa juga,” ujar Bahlil disambut tawa ribuan kader yang hadir.

Wagub Emil yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur hadir mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.


img_title

Golkar Minta Kader Akur Tak Saling Serang di Kabinet: Jangan Jeruk Makan Jeruk

Gurauan serupa bukan kali pertama dilontarkan Bahlil kepada Emil.

Dalam sambutannya pada pelantikan pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur di Jatim Expo Surabaya itu, Bahlil menyinggung hubungan baik Golkar dengan sejumlah partai, seperti Partai NasDem, Partai Hanura, Partai Gerindra, dan Demokrat.


img_title

Bahlil Tegaskan Mau Nyaleg di Pemilu 2029, Singgung Ketum Parpol Lain

“Kalau ada kader yang ke partai lain, itu bukan pindah, hanya hijrah sementara. Kalau rindu pulang, silakan kembali. Kita satu rumah, beda kamar,” kata Bahlil.

Bahlil menambahkan, Partai Golkar terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota. Ia menyebut soliditas struktural menjadi kunci dalam menghadapi agenda politik ke depan.

Selain dihadiri jajaran pengurus provinsi dan daerah, pelantikan tersebut juga diikuti sekitar tiga ribu kader. Acara itu turut disaksikan perwakilan pimpinan partai politik tingkat Jawa Timur.

Pelantikan pengurus DPD Golkar se-Jawa Timur kali ini diharapkan memperkuat soliditas internal partai sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi dinamika politik di tingkat regional maupun nasional. (Ant)

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Hasto PDIP Tegaskan Koalisi Permanen Itu dengan Rakyat

Hasto menegaskan, koalisi permanen sejatinya dengan rakyat. Hal itu diutarakannya saat merespons wacana pembentukan koalisi permanen yang digaungkan Partai Golkar.

img_title

VIVA.co.id

15 Februari 2026

Tautan Sumber