Minggu, 15 Februari 2026 – 14: 32 WIB
Jakarta — Turnamen olahraga bertajuk 1 st VATA Couples Valentine Pickleball Competition digelar di VATA Judiciaries, Graha Kapital 2, Jakarta, Minggu 15 Februari 2026 Ajang ini digelar dalam rangka merayakan Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang dengan konsep yang terbilang unik.
Berbeda dari turnamen pada umumnya, kompetisi ini hanya memperbolehkan pasangan suami istri untuk turun bertanding di nomor blended increases. Total sebanyak 24 pasangan suami istri atau 48 peserta ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Owner VATA Courts, Harlin Rahardjo, menjelaskan turnamen ini memang dirancang khusus untuk pasangan sah.
“Ini turnamen pickleball khusus pasangan suami istri, judulnya 1 st VATA Couples Valentine Pickleball Event. Dalam rangka Valentine, pesertanya ada 24 pasang suami istri yang dibagi dalam empat grup,” ujar Harlin.
Dari empat grup tersebut, pasangan terbaik akan melaju ke fase lanjutan dengan sistem round robin. Nantinya, dua pasangan teratas akan kembali dipertandingkan hingga babak perempat final, semifinal, dan final untuk menentukan juara.
Turnamen Pickleball Valentine Pasangan Vata
Menariknya, turnamen ini tidak membatasi usia peserta. Syarat utama hanyalah pasangan tersebut merupakan suami istri yang sah.
“Enggak ada batasan kelompok umur, bebas. Yang penting bisa menunjukkan bukti nikah, asal suami istri,” kata Harlin yang juga menjabat Ketua Harian PB Akuatik Indonesia.
Harlin menegaskan ajang ini bersifat rekreasional, tanpa kehadiran atlet profesional. Namun, atmosfer kekeluargaan terasa kuat, bahkan sejumlah peserta turut membawa anak mereka untuk menonton langsung pertandingan orang tuanya.
“Pickleball ini makin dikenal masyarakat. Kita ingin mensosialisasikan bahwa pickleball adalah olahraga untuk keluarga. Tadi ada yang bawa anaknya nonton,” ujarnya.
Turnamen ini menjadi yang pertama digelar oleh VATA Courts, dan direncanakan akan menjadi agenda rutin tahunan.
“Ini yang pertama di VATA. Inginnya nanti tahun depan, setiap mendekati Valentine, kita akan bikin lagi,” kata Harlin.
Lebih jauh, Harlin berharap geliat pickleball bisa terus berkembang dan mengarah pada pembinaan prestasi, sejalan dengan program dari Federasi Pickleball Indonesia.
“Harapannya, pickleball makin dikenal masyarakat, masyarakat hidup lebih sehat. Latihan dan berolahraga. Kalau geliatnya makin besar, kita ingin mengarahkan ke pembinaan dan prestasi,” jelasnya.
Halaman Selanjutnya
Menurut Harlin, keluarga memiliki peran penting sebagai sistem pendukung dalam mencetak atlet masa depan. Dari ajang rekreasional seperti ini, potensi atlet muda bisa mulai terpantau.










