Minggu, 15 Februari 2026 – 07:39 WIB
Jakarta – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan KrediOne berkomitmen untuk terus memperkuat dan meningkatkan edukasi dan literasi keuangan, khususnya di industri pinjaman daring atau pindar demi melindungi konsumen.
Chief Executive Officer (CEO) KrediOne, Kuseryansyah mengatakan, upaya itu antara lain dilakukan pihaknya melalui kegiatan media visit serta rangkaian media gathering, yang melibatkan berbagai media nasional dan regional di Bandung, Jawa Barat pada 11 Februari 2025 lalu.
Menurutnya, kemitraan yang erat dengan media merupakan elemen penting dalam membangun ekosistem keuangan digital yang sehat, berdampak, dan berkelanjutan,
“Media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara industri dan masyarakat. Melalui kolaborasi yang konstruktif bersama AFPI dan rekan-rekan media, kami berharap pesan mengenai pentingnya penggunaan layanan pinjaman daring yang legal, bijak, dan bertanggung jawab dapat tersampaikan secara lebih luas dan berkualitas,” kata Kuseryansyah dalam keterangannya, Minggu, 15 Februari 2026.
![]()
Ilustrasi pinjaman daring (pindar) disetujui.
Kegiatan ini diakuinya menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempererat hubungan strategis antara AFPI dan KrediOne dengan media, sekaligus memperkuat penyebaran informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.
“Khususnya mengenai layanan pinjaman daring yang legal, bertanggung jawab, dan berorientasi pada perlindungan konsumen,” ujarnya.
Melalui dialog interaktif dan diskusi terbuka yang berlangsung dalam agenda tersebut, KrediOne dan AFPI menyampaikan perkembangan terbaru industri pindar.
Misalnya seperti penguatan tata kelola, serta berbagai inisiatif edukasi literasi keuangan yang terus didorong bersama regulator, mitra strategis, serta komunitas.
Ke depan, KrediOne bersama AFPI akan terus mendorong berbagai program kolaboratif dengan media, guna memperkuat literasi keuangan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan pinjaman daring yang sehat, inklusif, dan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia.
“KrediOne juga meyakini bahwa kepercayaan publik dibangun tidak hanya melalui inovasi teknologi, tetapi juga melalui komunikasi yang humanis serta berorientasi pada layanan dan perlindungan konsumen,” ujarnya.
Sebagai informasi, turut hadir dalam acara tersebut antara lain yakni Kawakibi Tito selaku Direktur IT & Fintech Data Center AFPI, Laila Ramdhini selaku Public Relations Specialist AFPI, I Made Wisnu Saputra selaku Head of Marketing & Branding KrediOne, dan Habriyanto Rosyidi selaku Public & Government Relation Manager KrediOne.
Indonesia Masih Jadi Konsumen Game Terbesar Dunia
Indonesia masih jadi konsumen game terbesar dunia dengan nilai transaksi miliaran dolar. Jumlah gamer tinggi, tapi potensi industri game lokal terus didorong berkembang.
VIVA.co.id
13 Februari 2026










