Partai Nasionalis Bangladesh yang dipimpin oleh Tarique Rahman meraih kemenangan telak dalam pemilihan umum yang diadakan pada Kamis, 12 Februari, ketika aliansi yang dipimpin oleh partai tersebut memenangkan 212 kursi dari 299 kursi yang diadakan. Kini setelah hasilnya jelas, fokusnya beralih ke kapan Bangladesh akan mempunyai pemerintahan baru.

Tarique Rahman siap menjadi Perdana Menteri Bangladesh yang baru. (AFP)

Pemerintahan sementara yang dipimpin oleh Muhammad Yunus ingin segera menyerahkan kekuasaan kepada rezim baru, dan oleh karena itu, mereka melakukan persiapan matang untuk upacara pelantikan dalam satu atau dua hari, lapor media yang berbasis di Dhaka. Bintang Harian.

Baca juga: Kebangkitan Tarique, Kejatuhan Jamaat, Kebuntuan Hasina: Poin Penting dari Pemilu Bangladesh

Yunus telah menginstruksikan Divisi Kabinet Bangladesh dan menteri hukum untuk memulai proses pengalihan kekuasaan kepada pemerintahan baru, tambah laporan itu dengan mengutip beberapa pejabat.

Meskipun Sekretaris Kabinet Sheikh Abdur Rashid enggan memberikan tanggal spesifik pengambilan sumpah kabinet, pejabat lain mengatakan kepada Daily Star bahwa persiapan “hampir selesai untuk pemerintahan baru yang akan dilantik pada hari Senin atau Selasa ini.”

“Ini mungkin akan segera diumumkan secara resmi,” kata pejabat itu.

Baca juga: Duta Besar India untuk Indonesia diperkirakan menjadi utusan berikutnya untuk Bangladesh

Upacara pengambilan sumpah anggota parlemen dapat dilakukan pada hari Senin atau Selasa, dan pada hari yang sama, Perdana Menteri dan anggota kabinet baru juga dapat dilantik, demikian surat kabar Bangladesh lainnya. Halo Halo ucapnya mengutip sumber di kantor Muhammad Yunus.

Muhammad Yunus mengucapkan selamat kepada Tarique Rahman

Pemimpin pemerintahan sementara Bangladesh Muhammad Yunus menyampaikan salam kepada Tarique Rahman, yang siap menjadi PM Bangladesh yang baru, dan mengucapkan selamat atas kemenangan telak BNP.

“Saya menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaik kepada Anda atas perolehan suara mayoritas yang diperoleh Partai Nasionalis Bangladesh di bawah kepemimpinan Anda dalam pemilu Jatiya Sangsad ke-13,” kata Yunus, seperti dikutip Daily Star.

“Keputusan yang jelas dari rakyat dalam proses bersejarah transisi demokrasi ini akan tetap menjadi tonggak penting dalam menjamin keberlangsungan konstitusi dan demokrasi serta stabilitas kelembagaan negara ini,” tambahnya.

“Saya mengingat cita-cita dan filosofi negara ayah Anda, (mantan) presiden Ziaur Rahman, dan kepemimpinan tanpa kompromi serta komitmen terhadap demokrasi ibu Anda, mantan perdana menteri Khaleda Zia. Saya sangat berharap cita-cita dan karya besar mereka akan menerangi jalan Anda di hari-hari mendatang,” ujarnya.

Tautan Sumber