Pasukan Anti-Terorisme Maharashtra (ATS) pada Minggu pagi memulai operasi pencarian besar-besaran di hampir 21 lokasi berbeda berdasarkan intelijen khusus mengenai aktivitas ekstremis.
ATS Maharashtra meluncurkan pencarian ekstensif di seluruh distrik Yavatmal dan Ahilyanagar. Berdasarkan intelijen khusus terkait unsur ekstremis, ATS telah melakukan penggerebekan sejak Minggu pagi di sekitar 21 lokasi berbeda.
Tambahkan Zee News sebagai Sumber Pilihan
Operasi ini mencakup penggeledahan di 14 lokasi di wilayah Pusad dan Umarkhed di Yavatmal, serta tujuh lokasi tambahan di Ahilyanagar, saat pasukan melanjutkan penyisiran investigasinya.
Pada bulan Januari, Pasukan Anti-Teroris (ATS) Uttar Pradesh menangkap Idhu Islam, rekan dekat Chhangur Baba, dari Nagpur sehubungan dengan penyelidikan mereka terhadap dugaan aksi perpindahan agama yang beroperasi di negara bagian tersebut.
Operasi tersebut dilakukan tim gabungan kepolisian setempat serta ATS Maharashtra dan UP ATS. Sesuai pernyataannya, Idhu Islam memainkan peran penting dalam mengelola dana dan logistik untuk jaringan konversi.
Pada bulan Oktober tahun lalu, dalam perkembangan besar dalam penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap kasus modul ISIS di Pune, Pasukan Anti-Terorisme Maharashtra (ATS), bersama dengan polisi Pune, melakukan pencarian ekstensif di berbagai bagian kota.
Berdasarkan keterangan pers yang dikeluarkan oleh Maharashtra ATS, “Sehubungan dengan penyidikan terhadap terdakwa yang ditangkap dalam CR no. 7/ 2023 ATS, pasukan anti-terorisme (ATS), negara bagian Maharashtra, Mumbai, pada 09/ 10/ 2025, melakukan penggeledahan dan penyelidikan di rumah dan kantor 19 tersangka di wilayah Kondhwa, Khadak, Khadki, Wanwadi, dan Bhosari.”
Kasus ini terkait dengan penangkapan beberapa orang yang dituduh menjadi bagian dari modul tidur ISIS yang beroperasi di Maharashtra. Para tersangka dilaporkan terlibat dalam radikalisasi, perekrutan dan pembuatan alat peledak sebagai bagian dari konspirasi teror yang lebih besar.
Selama operasi, tim dari ATS Mumbai dan kepolisian Pune melakukan pencarian secara bersamaan untuk mengungkap bukti electronic, dokumen, dan perangkat komunikasi yang mungkin terhubung ke jaringan modul. ATS menahan beberapa tersangka untuk dimintai keterangan. Belum ada konfirmasi resmi mengenai penangkapan atau penyitaan baru.
&# 13;










