Sabtu, 14 Februari 2026 – 14: 07 WIB

Semarang, VIVA – Keradaan kendaraan berbahan dasar fosil yang mengeluarkan asap hitam yang populer disebut cumi darat membuat masyarakat Semarang gerah. PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) bersama Laksana mengirimkan bus listrik sebagai jawaban atas keresahan warga dengan transportasi publik ramah lingkungan.

Uji Coba Bus Listrik 12 Meter di Semarang, VKTR dan Laksana Jawab Keluhan “Cumi-Cumi Darat”

Bus listrik rakitan VKTR dan Laksana panjang 12 meter sudah mengikuti uji coba Koridor 1 Trans Semarang (Terminal Mangkang -Terminal Penggaron) yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Semarang pada Jumat, 12 Februari 2026 Masa uji coba berlangsung selama satu bulan dan akan melayani penumpang secara langsung sehingga dapat dilakukan evaluasi menyeluruh dari sisi teknis, operasional, hingga pengalaman pengguna.

Uji Coba Bus Listrik VKTR dan Laksana di Koridor 1 Trans Semarang

Uji Coba Bus Listrik VKTR dan Laksana di Koridor 1 Trans Semarang

img_title

Pramono Target Transjakarta Punya 10 000 Bus Listrik pada 2029

Direktur dan Chief Operational Police officer VKTR, V. Bimo Kurniatmoko, menyampaikan langkah ini merupakan bagian dari strategi ekspansi nasional perusahaan. Bimo menegaskan, komitmen perseroan tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik, tetapi juga aktif mendorong adopsi EV di berbagai sektor, termasuk sektor transportasi umum.

“Setelah dipercaya oleh Transjakarta untuk menyediakan system bus listrik di ibu kota, kami dan Laksana tentunya ingin membawa kesuksesan dari implementasi ini ke kota-kota lain”, kata Bimo dikutip dari keterangan resmi pada Sabtu, 14 Februari 2026

img_title

Jangan Lupa, Masa Depan EV Indonesia Bukan Cuma Mobil, tapi Electric motor dan Bus Listrik

Sebagai informasi, sebanyak 122 bus listrik rakitan VKTR telah beroperasi di Jakarta melalui beberapa driver Transjakarta. Jumlah tersebut belum temasuk 30 bus lainnya sedang memasuki proses karoseri di Laksana.

Dalam rangkaian uji coba, bus listrik VKTR dan Laksana juga menjalani uji KIR (uji berkala kelayakan kendaraan). Tujuan pengujian ini sebagai bagian dari prosedur sebelum dinyatakan layak beroperasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan mengapresiasi terhadap inisiatif uji coba bus listrik ini sebagai bagian dari rencana modernisasi armada Trans Semarang. Uji coba ini diharapkan menjadi langkah awal dalam proses evaluasi menuju implementasi yang lebih luas.

Kota Semarang tengah mempersiapkan rencana pengadaan 27 system bus listrik 12 meter pada tahun 2026 untuk Koridor 1 sebagai bagian dari modernisasi armada. Sejalan dengan komitmen pemerintah Kota Semarang untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang nyaman, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Halaman Selanjutnya

“Kami menyambut baik pelaksanaan uji coba bus listrik ini sebagai langkah awal menuju transformasi angkutan umum yang lebih ramah lingkungan. Evaluasi selama masa test akan menjadi dasar penting dalam mempersiapkan implementasi bus listrik secara lebih luas di Kota Semarang,” tutur Danang.

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber