Rio Ferdinand Dorong Kasus Roberto De Zerbi Saat Pencarian Manchester United Berlanjut
Rio Ferdinand tidak pernah menyembunyikan pandangannya mengenai arah Manchester United, dan pendirian terbarunya mengenai masa depan manajerial klub sekali lagi membawa keyakinan. Ketika perdebatan semakin intensif mengenai siapa yang harus mengambil alih kepemimpinan permanen, Ferdinand kembali menegaskan kekagumannya pada Roberto De Zerbi, dan menempatkan pelatih asal Italia itu sebagai pusat perbincangan.
Iklan
Dengan Michael Carrick yang mengawasi tugas tim utama sebagai caretaker, petinggi United terus mempertimbangkan opsi jangka panjang. Ketenangan dan ketenangan taktis Carrick mendapat pujian, namun pencarian lebih luas untuk Manajer transformatif tetap aktif.
Bagi Ferdinand, ada kejelasan. Penunjukan pilihannya memadukan inovasi taktis, intensitas emosional, dan detail pelatihan.
Foto IMGO
Kekaguman Lama Ferdinand
Dukungan Ferdinand terhadap Roberto De Zerbi tidak bersifat sementara dan tidak oportunistik. Dia telah memantau perkembangan sang pelatih dengan cermat, dari Sassuolo hingga Brighton hingga sepak bola Eropa.
Iklan
Berbicara awal tahun ini di Rio Presents-nya siniarFerdinand mengutarakan pemikirannya.
“Seseorang yang bebas saat ini, tidak gratis tetapi seseorang yang dapat diterima.
“Lebih dari seseorang seperti Thomas Tuchel, karena Tuchel juga akan menjadi salah satu pilihan terbesar saya, adalah De Zerbi. Saya beritahu Anda. Formasi apa pun yang ingin dia mainkan, dia adalah pelatih yang tepat yang membuat pemain bekerja dan bermain.”
Perbandingan dengan Thomas Tuchel itu sangat mengungkap. Silsilah Tuchel, kesuksesan Liga Champions, dan kecanggihan taktis menjadikannya pemain elit. Namun komitmen kontrak dengan Inggris membuatnya tidak tersedia, sehingga mengalihkan fokus ke alternatif yang bisa dicapai.
Iklan
De Zerbi, yang baru-baru ini meninggalkan Marseille atas persetujuan bersama, kini berada dalam jangkauannya.
Foto IMGO
Pintu Keluar Marseille Membuka Pintu
Masa-masa De Zerbi di Prancis memberikan kilatan identitas yang menyerang tetapi berakhir di tengah ketegangan internal. Laporan menunjukkan adanya perbedaan pendapat dengan pemain senior mengenai intensitas latihan dan tuntutan taktis.
Komunikasi resmi Marseille mencerminkan sensitivitas keputusan tersebut.
“Setelah diskusi antara seluruh pemangku kepentingan di manajemen klub, pemilik, presiden, direktur sepak bola, dan pelatih, diputuskan untuk melakukan pergantian kepemimpinan di tim utama.
“Ini adalah keputusan kolektif yang sulit, diambil setelah mempertimbangkan dengan cermat demi kepentingan terbaik klub, guna merespons tantangan olahraga di akhir musim.”
Iklan
Meski duduk di peringkat keempat Ligue 1, tertinggal 12 poin dari Paris Saint Germain, keselarasan di belakang layar telah retak. Namun keluarnya De Zerbi hanya meningkatkan intrik mengenai tujuan berikutnya.
Identitas Pelatihan dan Tembakan Taktis
Argumen Ferdinand sangat bertumpu pada identitas. Manchester United, dalam pandangannya, membutuhkan Manajer yang mampu menanamkan filosofi sepakbola yang dapat dikenali.
Ketika ditanya tentang ciri-ciri kepribadian, Ferdinand sangat tegas.
“Aku akan menyalakan api di pesta itu, sudah kubilang padamu.
“Saya akan membawa api, saya tidak akan membawa kegilaan, tapi saya akan mendatangkan seseorang yang membawa api itu, semangat itu. Tapi benar-benar didukung oleh seseorang yang telah menunjukkan bahwa mereka dapat melatih kehidupan sebuah tim. Mereka dapat melatih sebuah tim secara maksimal.
Iklan
“Mereka bisa melatih individu, mengembangkan pemain, dan benar-benar bisa menentukan cara bermain sepak bola. Saya yakin Anda membutuhkan seseorang yang kuat dengan identitasnya sendiri.”
Penekanan pada pengembangan pemain dan kejelasan struktural mencerminkan reputasi De Zerbi. Di Brighton, rotasi posisinya, pola pembentukannya, dan pemicu tekanannya membentuk kembali persepsi tentang batas taktis klub.
Skuad United, yang kaya akan talenta namun tidak konsisten dalam kohesi, bisa mendapatkan keuntungan dari instruksi yang jelas seperti itu.
Persaingan Muncul di Liga Premier
Manchester United mungkin tidak memiliki jalur yang jelas. Ketersediaan De Zerbi telah mengingatkan banyak klub untuk menilai masa depan manajerial.
Iklan
Tottenham Hotspur, yang sedang menjalani masa transisi setelah kepergian Thomas Frank, telah mempertimbangkan pemain Italia itu sebagai salah satu kandidat jangka panjang yang potensial. Igor Tudor saat ini memegang peran tersebut untuk sementara sementara Spurs mengevaluasi arah strategis.
Ketertarikan lintas klub ini menambah urgensi pertimbangan United. Penundaan berisiko kehilangan kandidat yang dikagumi karena sepak bola progresif dan pembinaan perkembangannya.
Bagi Ferdinand, persamaannya tetap sederhana. Klub elit membutuhkan visi pembinaan elit, keunggulan emosional yang dipadukan dengan ketepatan taktis.
Ketika United mempertimbangkan kepemimpinan sementara Carrick dibandingkan penunjukan eksternal, suara mantan pemimpin ruang ganti terus bergema, mendesak ketegasan, mendesak identitas, mendesak penunjukan Manajer yang mampu membentuk kembali jiwa sepak bola klub.







