Penerbangan IndiGo tujuan Shillong dilarang terbang di Bandara Internasional Netaji Subhas Chandra Bose pada Sabtu pagi karena ancaman bom. Keadaan darurat dimulai ketika seorang anggota kru menemukan catatan tulisan tangan yang menyatakan bahwa ada bahan peledak di kapal. Insiden ini melibatkan Penerbangan 6 E 7304 yang dijadwalkan berangkat ke Shillong pada pukul 09 15
Evakuasi darurat di Bandara Kolkata
Ancaman teridentifikasi selama proses boarding. Direktur Bandara menyatakan, seorang awak kabin menemukan catatan itu di dalam bathroom pesawat. Mengikuti langkah-langkah keamanan standar, pesawat segera dipindahkan ke ruang isolasi.
Tambahkan Zee Information sebagai Sumber Pilihan
Sebagai tindakan pencegahan, seluruh penumpang yang sudah naik diturunkan dari pesawat dan dibawa ke tempat aman.
Pembersihan Keamanan: System khusus, termasuk Pasukan Deteksi dan Pembuangan Bom (BDDS) dan personel keamanan CISF, melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kabin dan ruang kargo.
IndiGo mengeluarkan pernyataan resmi
Dalam pernyataan resmi, IndiGo mengkonfirmasi peringatan keamanan:
“Ancaman keamanan ditemukan pada penerbangan IndiGo 6 E 7304 yang beroperasi dari Kolkata ke Shillong pada 14 Februari 2026 Sesuai prosedur, kami segera memberi tahu otoritas terkait dan bekerja sama sepenuhnya dengan mereka.”
Maskapai ini menyatakan penyesalan atas ketidaknyamanan ini dan menekankan bahwa keselamatan pelanggan dan kru adalah prioritas utama mereka. Setelah pencarian menyeluruh, pihak berwenang melaporkan tidak ditemukan barang mencurigakan, dan pesawat kemudian diizinkan untuk dioperasikan.
Meningkatnya tren ancaman hoax
Insiden ini terjadi setelah serangkaian ketakutan baru-baru ini yang melibatkan maskapai penerbangan India. Dua minggu lalu, penerbangan IndiGo dari Kuwait City ke Delhi dialihkan ke Ahmedabad karena alasan serupa setelah “ancaman pembajakan dan bom” ditemukan di kertas tisu.
Selain itu, pada akhir Januari, penerbangan lain dari Delhi ke Pune digeledah di ruang isolasi setelah sebuah catatan tulisan tangan ditemukan. Meskipun sebagian besar insiden tersebut hanyalah hoax, otoritas penerbangan tetap waspada karena setiap ancaman memerlukan respons darurat penuh dan menyebabkan gangguan yang signifikan.
Standing penerbangan saat ini
Setelah izin keamanan, penerbangan ke Shillong diizinkan untuk dilanjutkan. Pejabat bandara dan polisi setempat telah memulai penyelidikan untuk menemukan orang yang bertanggung jawab meninggalkan catatan tersebut.
BACA JUGA |’Menyedihkan’ atau ‘Berani’: Postingan Valentine di Gedung Putih tentang penangkapan Maduro dan Greenland memicu reaksi international









